Dokter Djaja Di-BAP Tapi Tak Dipanggil Jadi Saksi di Pengadilan, Kenapa?

Dokter Djaja
Sumber :
  • YouTube dr. Richard Lee, MARS

Jakarta – Dokter ahli forensik, dr. Djaja Surya Atmadja mempertanyakan mengapa dirinya tidak dipanggil oleh jaksa penuntut umum (JPU) sebagai saksi dalam persidangan di kasus kematian Wayan Mirna Salihin yang menjadikan Jessica Wongso sebagai terdakwa. 

img_title Manajemen Kapal Virgo Transport 8 Bakal Tanggung Pemulangan Jenazah Korban

Saat memeriksa jenazah Mirna Salihin, panggilan akrabnya, dokter Djaja meyakini bahwa tubuh mendiang Mirna tidak terkontaminasi racun sianida. Sehingga hal itu yang diduga menjadi alasan dokter Djaja tidak dipanggil oleh jaksa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahli forensik dr. Djaja Surya Atmadja dan dr Richard Lee

Photo :
  • Tangkapan layar

img_title Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobilnya yang Hangus Terbakar, TNI Langsung Perketat Jalur Trans Wamena

Padahal, kesaksiannya ada di dalam berkas perkara Mirna yang sangat tebal atau ada di Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Namun, ternyata hanya dirinya sajalah yang tidak dipanggil untuk bersaksi di pengadilan.

“Semua orang yang dipanggil di BAP dipanggil ke pengadilan kecuali saya,” ungkap dr. Djaja Surya Atmadja saat menjadi bintang tamu di podcast YouTube dokter Richard Lee yang dikutip pada Senin, 9 Oktober 2023. 

img_title Kena Tilang ETLE Jangan Harap Beres Cuma Bayar Denda, Kini Masuk Sistem Baru

Ahli forensik dr Djaja Surya Atmadja sempat bersaksi di sidang Jessica Wongso

Photo :
  • netflix

Seharusnya, sebagai dokter yang memeriksa jenazah Mirna Salihin, dirinya harus dipanggil untuk bersaksi di hadapan hakim. Namun, dokter Djaja malah dihadirkan oleh Otto Hasibuan, pihak kuasa hukum Jessica Wongso. 

“Saya gak dipanggil sama jaksa, kan mestinya kan untuk menguatkan dipanggil tuh,” kata Djaja. 

Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa seharusnya ia dipanggil oleh jaksa untuk menjelaskan terkait pemeriksaannya. Pasalnya, pihak yang memeriksa jenazah korban lah yang harusnya dihadirkan oleh jaksa. 

“Nah, sekarang gini ya, orang mati, yang ahlinya siapa sih? Kan dokter kan, nah kesaksian dokter mestinya utama karena itu namanya scientific kan, yang mati nih orang yang mesti diomongin yang melakukan pemeriksaan dong,” jelas Djaja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter Puslabfor yakni dokter Slamet yang juga memeriksa tubuh Mirna saja disebutnya dipanggil di BAP dan di pengadilan. Jadi, seharusnya dirinya pun dipanggil juga untuk bersaksi di pengadilan. Karena menjadi orang pertama yang melihat dan memeriksa jenazah Mirna. 

“Si dokter Slamet di BAP, nah saya itu juga mesti di BAP sebagai orang yang pertama kali melihat dan memeriksa jenazah dari itu saya gak dipanggil,” tambahnya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut