Prof Eddy soal Kasus Mirna: Tidak Ada Autopsi Itu Hoax!
- YouTube Curhat Bang Denny Sumargo
VIVA Trending – Semenjak dirilisnya film dokumenter berjudul Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso belum lama ini, membuat banyak pihak jadi meragukan kebenaran pelaku pembunuhan Wayan Mirna Salihin.
Tidak sedikit masyarakat dan juga para ahli forensik berasumsi bahwa Jessica tidaklah bersalah dalam kematian sahabatnya itu saat berada di Kafe Olivier, Jakarta. Berbagai asumsi pun keluar setelah mereka menemukan adanya kejanggalan-kejanggalan pada film dokumenter tersebut.
Tak dipungkiri banyak yang meragukan, bahwa Jessica adala pelaku pembunuhan terhadap Mirna. Namun hal berbeda justru diungkapkan oleh Wakil Menkumham Prof Edward Omar Sharif Hiariej atau akrab disapa Prof Eddy baru-baru ini saat berkesempatan menjadi bintang tamu Denny Sumargo di podcast miliknya.
Dalam hal ini Prof Eddy menanggapi pengakuan dr. Djaja Surya Atmadja terkait kasus kopi sianida yang menewaskan Mirna Salihin pada 2016 silam. dr. Djaja menegaskan bahwa, tidak ada bukti akurat yang menunjukkan adanya kandungan sianida yang ada di dalam tubuh Mirna Salihin.
Pernyataan itulah yang lantas membuat Prof Eddy ikut angkat suara di kanal YouTube Denny Sumargo baru-baru ini. Menurut Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) tersebut tak sepenuhnya bisa dikatakan benar. Hal tersebut dikarenakan, ia bukanlah orang yang melakukan autopsi secara langsung, meskipun ia sempat melihat kondisi jasad Mirna.
“Tapi kan dr. Djaja tidak melakukan autopsi. Kalau nilai pembuktian orang tidak melakukan autopsi, lalu dia bicara itu tidak beda dengan orang yang ngomong sembarangan di pinggir jalan,” tegasnya seperti dikutip VIVA.co.id dari kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, pada Selasa, 10 Oktober 2023.
Diketahui dalam hasil autopsi yang pernah dilakukan pada 2016 silam, rupanya tidak ditemukan adanya kandungan sianida dalam tubuh Mirna selang 70 menit kematiannya. Anehnya secara tiba-tiba dalam waktu tiga hari setelah kematiannya, kandungan sianida sebesar 0,02 mg tiba-tiba ditemukan dalam lambung Mirna Salihin.
Prof Eddy Sebut Tidak Ada Autopsi Itu Hoax
Dalam hal ini pemilik nama lengkap Edward Omar Sharif Hiariej itu juga mengatakan bahwa narasi tidak ada autopsi terhadap jasad Wayan Mirna Salihin itu adalah hoax alias berita bohong.