Viral Kisah 2 Tenaga Medis Palestina Tertawa saat Menghadapi Kematian

Tenaga Medis Palestina
Sumber :
  • Istimewa

Gaza - Beredar video yang memperlihatkan dua tenaga medis Palestina sedang asik ngobrol saat menghadapi kematian. Hal tersebut menjadi viral di media sosial.

img_title Malaysia Waspadai Intel Israel di Negara Tetangga, Anwar Ibrahim Wanti-wanti Soal Ini

Dilansir dari akun Instagram @dwisekarasih, terlihat dua pria tenaga medis Palestina sedang asik mengobrol sambil meminuh secangkir jus. Mereka tidak pernah tau bawa kematian sedang menghadapinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

img_title Sengit! Eisenkot Tantang Netanyahu, Tegaskan Urusan Israel Tak Boleh Dicampuri Trump

"Sepertinya ini adalah secangkir jus terakhir kita, Demi Allah, ini sepertinya ini secangkir jus terakhir dalam hidup kita. Gaza sedang menderita, Apa yang kami lihat perang ini, tidak ada dalam perang dunia II" ungkap pria yang menjadi sopir mobil ambulan.

Lalu pria yang menjadi sopir itu bertanya kepada temannya, "lalu, dimana kita minum secangkir yang selanjutnya?". Lantas pria di sebelahnya menjawab "Di Surga".

img_title Hampir Semua Warga Kampung Ini Punya Yamaha F1ZR

Sebelum mengakhiri percakapannya. Mereka berdua menyampaikan permintaan maaf jika adalah salah. Percakapan mereka membuat para netizen merasa terharu dan sangat simpati apa yang terjadi di Palestina.

Seperti diketahui, Kini kondisi Palestina khususnya di jalur Gaza sedang tidak kondusif. banyak warga sipil yang dibunuh oleh tentara Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VIVA Militer: Serangan rudal pasukan Hamas Palestina

Photo :
  • Youtube

Selain itu juga, kurang tenaga medis di Palestina menamba pendiri warga Gaza. Hingga sekarang sudah diperkirakan korban berjatuhan lebih dari 10 ribu. Kebanyakan anak kecil dan perempuan yang meninggal dunia.

pemimpin Partai Yashar, Gadi Eisenkot (kiri), PM Israel Netanyahu (kanan)

Memanas! Eisenkot Tuduh Netanyahu Tak Terima Kekalahan dan Berupaya Diskreditkan Hasil Pemilu

Ketua Partai Yashar, Gadi Eisenkot, menuding Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Partai Likud berupaya merusak kepercayaan publik terhadap hasil pemilu Israel

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut