KH Imaduddin Utsman: Nasab Habib di Indonesia Mustahil Terhubung ke Nabi Muhammad SAW

Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Ulum Banten, KH Imaduddin Utsman
Sumber :
  • YouTube/Rhoma Irama Official

Jakarta – Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Ulum Banten, KH Imaduddin Utsman mengatakan bahwa nasab Ba’alawi atau garis keturunan habib di Indonesia tidak tersambung ke Nabi Muhammad SAW.

img_title Video Raja Charles III Baca Hadis Nabi Muhammad SAW dalam Bahasa Arab, Bikin Kastil Windsor Heboh!

Hal tersebut dipaparkan oleh laki-laki yang akrab disapa Imad itu di YouTube Rhoma Irama Official pada Jumat, 21 Juni 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Secara genetik mustahil mereka (golongan ba’alawi/habib) keturunan Nabi Muhammad SAW, jangankan keturunan nabi, keturunan Arab saja mereka bukan,” ujar Imad, dilihat Jumat 28 Juni 2024 malam.

img_title Ada Rhoma Irama Hingga Ian Antono, Konser Guns N' Roses Jakarta Siap Tampilkan 9 Dewa Gitar yang Mengesankan

Imad mengaku telah melakukan penelitian terkait masalah tersebut dan membuatnya menjadi karya tulis ilmiah. Menurut dia, karya tulis itu dimulai dengan menyorot garis keturunan Habib Rizieq Shihab dan Habib Bahar bin Smith.

img_title Heboh! Ceramah Habib Dikecam Karena Lebih Banyak Lecehkan Perempuan Hingga Sebut Tarif Paling Miskin Rp75 Juta

“Saya teliti dari Nabi Muhammad SAW, apakah betul nabi punya anak namanya Fatimah, lalu saya cari dalilnya, kemudian apakah Fatimah punya anak namanya Husein, saya cari dalilnya sampai dengan Ahmad bin Isa, semua (dalilnya) sahih (benar) mereka keturunan Nabi Muhammad,” ungkap Imad.

Imad melanjutkan, Ahmad bin Isa meninggal dunia pada 345 Hijriah, dalam kata lain tokoh tersebut hidup pada abad ke-4 Hijriah. Setelah itu, Imad menelusuri sejumlah manuskrip atau karya tulis pada zaman tersebut.

Dalam penelusuran-nya, Imad menemukan kejanggalan. Dari sejumlah manuskrip yang ia baca disebutkan bahwa Ahmad bin Isa hanya memiliki tiga orang anak. Tidak ditemukan jika tokoh tersebut memiliki anak bernama Ubaydillah.

“Dari (manuskrip) abad keempat sampai kedelapan diterangkan bahwa Ahmad bi Isa hanya punya tiga orang anak yakni Muhammad, Ali dan Husein. Tidak ada anak yang namanya Ubaydillah,” imbuhnya.

Barulah, pada manuskrip abad ke-9 dan 10, Imad mengaku menemukan karya tulis yang membahas terkait nama Ubaydillah. Dalam karya tulis itu diterangkan Ubaydillah adalah anak dari Ahmad bin Isa, dan Ubaydillah memiliki anak bernama Alawi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi Ubaydillah sendiri merupakan tokoh yang diklaim golongan Ba’alawi sebagai datuk atau nenek moyang habib di Indonesia. Hingga kini garis keturunannya masih terus digunakan. Adapun, nama Ba’alawi diambil dari nama anak Ubaydillah yakni, Alawi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut