Pria yang Tendang Kuli Panggul di Jambi Klarifikasi: Hanya Bercanda!

Eka Putra mandor yang viral tendang kuli panggul di Jambi
Sumber :
  • Ist

Jambi, VIVA – Baru-baru ini ada sebuah video viral yang memperlihatkan seorang pria menendang kuli panggul di Jambi. Kejadian tersebut memicu reaksi keras dari masyarakat.

img_title Kemkomdigi Jelaskan Aturan Penindakan Disinformasi, Kritik Masyarakat Tetap Dilindungi

Pria tersebut bernama Eka Putra yang bekerja sebagai sopir dan penjaga gudang. Ia memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut dan mengaku bahwa tindakannya itu hanya sebatas candaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria Ini Tendang Kuli Panggul dan Memperlakukan Secara Budak

Photo :
  • Tangkapan Layar Instagram @balikpapanvibes

img_title Ditegur karena Minum di MRT, Pria Ini Malah Cekcok dengan Satpam hingga Berujung Viral

"Setelah video tersebut viral, pria tersebut yang bernama Eka Putra memutuskan untuk mendatangi Resmob Ditreskrimum Polda Jambi guna memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas tindakannya yang tidak terpuji," tulis keterangan unggahan Instagram @mood.jakarta dikutip VIVA Senin, 24 Februari 2025.

Didampingi oleh tim Resmob Ditreskrimum Polda Jambi, Eka Putra menjelaskan bahwa aksi tersebut sebenarnya hanyalah sebuah gurauan yang biasa dilakukan oleh mereka.

img_title Aksi Pengemudi Wuling Confero di Gerbang Tol Bikin Geleng-geleng, Netizen: Driver Anomali!

"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas video yang viral di media sosial. Tindakan saya bukanlah untuk kekerasan atau penganiayaan, ini hanya gurauan yang biasa kami lakukan," ujar Eka Putra.

Seperti diberitakan sebelumnya, Eka terlihat menendang kuli panggul agar bekerja lebih cepat dengan beban berat. Beberapa kuli panggul, satu persatu berjalan membawa karung di pundak mereka.

Dalam video itu tampak sebuah lokasi seperti gudang. Di dalam gudang itu, banyak sekali tumpukan-tumpukan karung warna putih. Kejadian ini mencerminkan kerasnya kehidupan pekerja bangunan di Jambi.

Perlu diketahui, warganet mengecam keras tindakan tersebut, menyebutnya sebagai perlakuan tidak manusiawi dan eksploitasi demi konten. Banyak yang mendesak agar pelaku diberikan sanksi tegas dan meminta masyarakat untuk lebih menghargai para pekerja kasar yang berjuang mencari nafkah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Cuman demi konten lakukan hal tidak manusiawi seperti ini, gimana kalau lu ada posisi dia, sumpah greget sama orang kek gini," tulis komentar warganet dalam unggahan tersebut.

Kampung F1ZR di Magetan

Hampir Semua Warga Kampung Ini Punya Yamaha F1ZR

Yamaha F1ZR sudah lama berhenti diproduksi, tetapi masih diburu kolektor. Uniknya, hampir semua warga sebuah kampung di Magetan memiliki motor bebek legendaris.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut