Diduga Menistakan Agama, Selebgram Balangan Dipanggil Polres dan Diminta Klarifikasi
- Antara
Balangan, VIVA – Seorang selebgram asal Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Muhammad Fajar, harus berhadapan dengan aparat kepolisian setelah unggahannya di media sosial diduga mengandung unsur penistaan agama. Akibatnya, Polres Balangan, yang merupakan bagian dari jajaran Polda Kalimantan Selatan, segera mengambil langkah dengan memanggil Fajar untuk memberikan klarifikasi terkait unggahan tersebut.
Pertemuan dengan Pihak Kepolisian dan Klarifikasi Fajar
Dalam pertemuan yang berlangsung di Mapolres Balangan pada Selasa 1 April 2025, Kepala Satuan Intelijen Polres Balangan, Iptu Paisal Kadapi, memimpin langsung proses klarifikasi ini. Menurut Paisal, Fajar telah menghapus unggahan yang menjadi kontroversi tersebut, tetapi sayangnya, kontennya sudah terlanjur menjadi perbincangan publik dan memicu reaksi keras dari masyarakat, terutama tokoh agama setempat.
"Yang bersangkutan telah memberikan klarifikasi, menyampaikan permohonan maaf, serta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya," ujar Paisal seperti dilansir Antara, Selasa 1 April 2025.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Fajar juga menandatangani surat pernyataan yang berisi komitmennya untuk tidak kembali mengunggah konten serupa di masa mendatang. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk menghadapi konsekuensi hukum jika di kemudian hari mengulangi perbuatannya.
"Dari hasil pertemuan, yang bersangkutan tampak sangat menyesali tindakan yang telah dilakukan dan menyadari bahwa unggahannya telah memicu keresahan di masyarakat," lanjut Paisal.
Ilustrasi main handphone.
- Unsplash
Permintaan Maaf dan Langkah Pembinaan
Selain permohonan maaf secara lisan dan tertulis, pihak kepolisian juga meminta Fajar untuk membuat video permintaan maaf yang nantinya akan disebarluaskan melalui akun media sosialnya. Hal ini bertujuan agar masyarakat yang telah melihat unggahan kontroversialnya juga dapat mengetahui permintaan maaf serta klarifikasi langsung dari Fajar.
Tidak hanya itu, pihak kepolisian bersama keluarga Fajar akan melakukan pembinaan lebih lanjut agar yang bersangkutan lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
"Kami ingin memastikan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, tidak hanya untuk Fajar tetapi juga sebagai pengingat bagi semua pengguna media sosial, terutama para selebgram yang memiliki pengaruh besar," tambah Paisal.
Imbauan Kepada Masyarakat dan Tokoh Agama Turun Tangan