Jangan Lupa untuk Bahagia

Ilustrasi bahagia
Sumber :
  • U-Report

Meski tidak secara ekspilisit diungkapkan, saya tahu kalau Gatot itu sedang bahagia. Iya, bahagia. Saat orang merasa bahagia, semua unsur negatif yang sebelumnya ada dalam diri kita untuk sesaat pasti langsung berganti dengan hal-hal positif yang membuat kita bahagia. “Ah, kapan ya terakhir saya merasa bahagia kayak si Gatot?” Sepertinya yang saya rasa akhir-akhir ini masih dalam tahap senang sekali belum mencapai level bahagia.

img_title Pemerintah Gelontorkan Rp125 Triliun Buat Proyek Modernisasi Kapal Ikan

Besoknya setelah pulang dari kos Gatot, Ibu saya ngabarin kalau magic jar di rumah rusak jadi susah kalau mau bikin nasi putih. Biasanya sih masalah seperti ini akan di atasi oleh kakak, tetapi karena kakak saya saat itu lagi tidak ada akhirnya saya berinisiatif mengajak ibu saya untuk membeli magic jar baru. Setelah memilih magic jar, saya traktir ibu makan di Ampera, karena ibu saya paling senang makan di Ampera. Sambil makan, kita cerita-cerita banyak hal dan tanpa sadar ada kebahagiaan tersendiri saat melihat ibu saya merasa senang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepulang berbelanja, di jalan saya melihat ada kakek tua yang sedang berjualan ikan. Saya kemudian menepi dan membeli ikan si kakek, padahal saya sendiri tidak punya kolam atau akuarium di rumah. Saya beli 20 ribu dan ketika saya membelinya si kakek terlihat bahagia sekali. Dia berulang kali bilang terima kasih sampai saya merasa tidak enak. Ibu saya juga bingung buat apa saya beli ikan karena dia yakin ikan-ikan ini pasti bakalan jadi almarhum keesokan harinya.

img_title Pemerintah Bakal Bangun 4.582 Kapal Ikan Modern untuk Nelayan, Ini Tujuannya

Ya, kalau ditanya kenapa saya beli ikan, jujur karena saya cuma kasihan saja sama si kakek tua itu. Sesampainya di rumah, saya merebahkan diri di atas kasur. Mata saya menerawang ke sekitaran kamar. Saya menatap poster Star Trek dengan tatapan kosong sambil kembali bertanya ke diri saya sekali lagi, "Kapan ya terakhir kali saya merasa bahagia banget?"

Tiba-tiba saya teringat bagaimana bahagianya si Gatot gara-gara diajak jalan sama kecengannya. Saya juga jadi keingetan bagaimana bahagianya ibu saya pas tadi makan bersama, dan tidak lupa betapa bahagianya si kakek penjual ikan ketika saya membeli ikannya. Mungkin, di detik ini saya sedang merasa bahagia. (Tulisan ini dikirim oleh Stefanus Sani, Bandung)

img_title Pedagang Ikan Direlokasi ke Lokbin Kramat Jati, Pramono Gratiskan Retribusi Selama 6 Bulan
Ikan sapu-sapu yang ditangkap dari bantaran sungai di wilayah Jakarta Utara

Pemprov DKI Ajukan Rp250 Juta di Raperda APBD-P 2026 untuk Kaji Ikan Sapu-sapu, Kadis KPKP: Kami Terpaksa

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok mengatakan, kajian ikan sapu-sapu kembali diusulkan setelah sebelumnya tak masuk dalam pembahasan perubahan anggaran.

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut