Selamat Tinggal Egois, Selamat Datang Bahagia

Ilustrasi
Sumber :
  • U-Report

2. Mengikis rasa bahwa aku harus selalu untung, tidak boleh rugi dan tidak boleh sia-sia pengorbanannya.

img_title Bikin Melongo! Kejagung Pamer Tumpukan Uang Sitaan Rp1 Triliun Kasus Lahan Inhutani

Dalam hal ini aku berikan contoh. Suatu kali aku melihat seorang ibu tua berjualan pisang. Pisangnya kondisinya begitu parah, terlalu tua, sampai pisang menghitam. Bahkan dapat dikatakan tidak layak untuk dimakan. Dia tertatih-tatih berjalan menjajakan dagangannya. Mungkin hatinya juga begitu pedih, dagangannya sudah lama tidak laku sampai begitu tua pisangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat berada di depanku, ia menawarkan dagangannya. Ia sebutkan harganya yang ternyata tergolong mahal untuk ukuran pisang dalam kondisi seperti itu. Tapi segera kucoba menguasai diriku. Aku menekan egoisku serendah-rendahnya dan berkata pada diriku sendiri bahwa jika aku menuruti keegoisanku, aku akan menolak mentah-mentah tawaran ibu tua itu.

img_title Pengakuan Mengejutkan Kubu Febrie Adriansyah Soal Uang Rp40 Miliar

Selain karena pisangnya tidak layak dimakan, tapi harganya mahal pula. Jika aku beli aku tidak akan untung apa-apa, malah rugi karena pisang tidak layak untuk dimakan. Tapi aku belajar tidak egois, aku membeli semua pisang ibu tersebut tanpa menawar bahkan tidak menerima uang kembaliannya.

Tahukan Anda? Binar bahagia dan haru terpancar dari mata ibu itu dan saat aku melihatnya perasaan bahagia meluap dari dalam dada. Dan sejak saat itu aku berprinsip, jika ada pedagang tua, pedagang dengan jualan sedikit, jualan sepertinya ala kadarnya, atau anak-anak kecil yang harus berjualan mencari nafkah untuk keluarganya, saat aku mampu maka aku akan selalu usahakan membeli dagangannya. Walaupun aku tidak butuh barang yang dijual oleh mereka, aku tidak akan menawar dan aku akan memberikan uang lebih agar sisa kembalian juga dapat mereka miliki.

img_title Polisi Ungkap Nasib Uang Pelamar dalam Kasus Dugaan Lowongan Kerja Palsu di Pasar Minggu

Memberkati mereka semua tidak akan membuat aku kekurangan, tapi aku malah selalu berkelebihan dan selalu meluap dengan perasaan bahagia telah dapat membuat orang lain gembira dan membuat mereka mampu mengucap syukur. Setidaknya jika mereka berkata dalam hatinya, “Terimakasih Tuhan, masih ada orang baik di dunia ini”, bukankah Tuhan juga senang dengan yang kita lakukan. Lupakanlah segala hitung-hitungan untung dan rugi. Biarlah Tuhan yang mencatat kerugianmu dan akan menggantinya berkali-kali lipat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut