Kisah Cinta Ini Berawal dari Ospek

Salah satu foto kami di Gunung Lawu
Sumber :
  • U-Report

Ospek hari pertama ini lumayan rumit dan mendadak karena tugas dari kakak-kakak BEM yang aneh-aneh. Semua peserta ospek wajib membuat tikar dari kertas volio warna sesuai fakultas masing-masing. Untuk Fakultas Pertanian warna hijau, untuk Fisip berwarna biru muda, untuk Fakultas Teknik berwana biru tua, untuk Fakultas Ekonomi berwarna kuning, dan untuk Fakultas Hukum berwarna merah. Di kertas tersebut yang sudah dibuat tikar berukuran kecil tertulis nama, fakultas, dan kelompok masing-masing.

img_title Polisi Buka Suara Soal Laporan terhadap Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Pelapornya Ternyata Firdaus Oiwobo

Setelah pengarahan ospek selesai akhirnya semua pulang. Sesampainya di rumah harus mempersiapkan semua kebutuhan ospek selanjutnya seperti membeli spidol, kertas volio, dll. Membuatnya saja selesai sampai jam satu malam. Setelah selesai membuat, akhirnya bisa tidur. Keesokan harinya ospek hari kedua berlangsung. Semua memakai atasan baju putih dan rok panjang hitam. Semua peserta mengikuti apel pagi di halaman aula Unigoro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah mengikuti apel pagi, akhirnya semua peserta masuk kelas dan duduk. Ospek pun berjalan dan sampai saatnya pulang. Keesokan harinya ospek hari ketiga yaitu pada hari Minggu, semua peserta wajib berangkat jam 6 pagi dengan memakai kaos lapangan yang dibagikan saat awal ospek kemarin dan memakai celana hitam polos. Seperti biasa awal masuk harus dimulai dengan apel pagi di halaman Unigoro. Setelah itu semua peserta ospek masuk ke dalam aula.

img_title Dugaan BEM Bersatu soal Tiyo Ardianto Dekat dengan Purnawirawan TNI dan Tokoh PDIP

Hari ini ospek bisa dibilang santai karena diisi oleh kakak-kakak BEM, termasuk kakak BEM yang tanya namaku kemarin. Dia selalu berada di atas panggung entah bicara apa di atas. Setelah beberapa jam berlangsung, karena saya belum sarapan akhirnya maag yang aku punya kambuh. Aku sakit dan  meminta bantuan salahsatu teman perempuan saya untuk diantarkan ke dalam ruangan kesehatan.

Tiba tiba kakak BEM yang suka ngomong di depan itu dan yang nunjuk aku menjadi perwakilan fakultas tersebut datang ke dalam ruangan aku sakit. Dia bertanya, "Sakit apa dek? Butuh obat apa? Apa ada obat pribadi?" dan aku pun menjawab, "Maag kambuh, ada obat pribadi tapi di rumah kak." Lelaki BEM tersebut keluar ruangan dan entah pergi kemana. Tak lama dia pun kembali ke ruanganku berbaring, dia menawarkan aku lagi untuk di antar pulang, "Dek, saya antar pulang ya. Rumahnya di mana? Kuat enggak naik motor?" Lalu aku menjawabnya, "Iya kak, rumahku deket sini. Kuat kak."

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Pernyataan Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dinilai Hina Presiden
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut