Kisah Hikikomori dan Weeaboo

Pria Jepang yang terserang Hikikomori.
Sumber :
  • http://www.reinha.com

VIVA.co.id – Banyak istilah kejepang-jepangan yang cukup terkenal di Indonesia. Apalagi banyaknya mereka yang suka menonton anime dan ada juga yang tidak suka menonton anime. Anime? Apa itu anime? Anime merupakan animasi yang berasal dari Jepang dengan hiasan warna-warni terdiri dari beberapa karakter dengan warna rambut yang juga berwarna-warni.

img_title Sensasi Menikmati Budaya Kopi Norwegia ke Jakarta, Pecinta Kafein Bisa Dicoba

Biasanya, anime sering disamakan dengan kartun. Namun, kartun dan anime itu berbeda, benar-benar berbeda. Tampilan dari kartun dan anime sering terlihat sama. Kartun itu seperti Spongebob Squarepants, Chalkzone, Cars, Toy’s Story dan lain-lainnya. Biasanya kartun itu sering dikait-kaitkan dengan negara barat seperti Amerika dan Eropa. Sedangkan anime itu seperti Naruto, Dragon Ball, One Piece, Death Note, Fairy Tail, dan lain-lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak dari judul kartun ataupun anime, aku sendiri tidak benar-benar tahu perbedaan keduanya. Namun, dari penglihatanku ini, anime dan kartun itu benar-benar berbeda. Kalau dilihat dari grafik saja sudah terlihat beda dan terkadang suaranya ada yang sama dan ada juga yang beda. Istilah suara sama ataupun beda bisa dibilang dubbing, tapi kalau di dalam anime sebutannya voice, atau lebih tepatnya voice acting (Seiyu).

img_title HIVI! Bawa Energi Positif untuk Sambut 2025

Istilah yang kejepang-jepangan juga banyak. Animelovers, Otaku, Tsundere dan ada juga Hikikomori. Hikikomori merupakan seseorang yang menutup diri, tidak mau bersosialisasi dengan lingkungannya, dan terlebih lagi Hikikomori itu hidupnya hanya berada di dalam kamar saja. Di rumah hanya menonton dan mendownload anime, menonton film, makan, tidur, dan keluar kamar hanya saat buang air besar dan buang air kecil. Mandi? Mandi juga, namun terkadang bisa 3 hari mandi hanya 2 sampai 1 kali saja.

Hikikomori hidupnya seperti burung yang ada di dalam sangkar. Hanya bergerak di dalam satu ruangan saja, tidak ke mana-ke mana, tidak mau peduli dengan sekelilingnya termasuk lingkungannya. Aku pernah merasakannya. Jujur saja menjadi hikikomori itu enak, simpel, dan tidak harus bersusah payah memikirkan masa depan. Cukup makan, tidur, menonton anime, televisi, film, buang air kecil ataupun besar, sudah begitu saja terus.

img_title Comic Con 2024, Fatin Puas Jelajahi Dunia Pop Jepang di Indonesia

Hikikomori juga diibaratkan dengan yang namanya Weeaboo (dibaca: wibu) atau orang yang kejepang-jepangan. Weeaboo hanya memikirkan yang namanya Jepang, Jepang dan Jepang. Namun apa arti Weeaboo yang sebenarnya? Weeaboo suka bicara tentang Jepang. Misalnya kalau ingin mengatakan lucu atau manis menjadi kawai atau kaweh, kucing menjadi neko dan terkadang terdengar mengucapkan kata desu, nyan, kun, chan dan masih banyak lagi.

Seorang Weeaboo cenderung suka dengan perempuan yang berkulit putih, seperti kebanyakan orang Jepang biasanya. Mereka terkadang lebih suka dengan karakter 2D dan 3D daripada perempuan nyata. Mereka (weeaboo) juga lebih suka mengubah namanya menjadi kejepang-jepangan. Weeaboo dan Hikikomori juga cenderung memanjangkan rambutnya hanya karena karakter kesukaannya berambut panjang, sekadar hanya meniru saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bisa dibilang karakter tersebut atau karakter yang disukainya itu memotivasi dirinya untuk memanjangkan rambutnya. Punya pacar? Apa yang akan dilakukan jika seorang Weeaboo atau Hikikomori punya pacar? Mereka pastinya sangat ingin memiliki pacar yang juga suka dengan anime, pastinya. Namun, ada juga yang menginginkan menikahi seorang idol di Jepang, seiyu karakter anime, dan lain-lainnya, seperti Kana Hanazawa, Aki Toyosaki, Satomi Sato, Endou Aya, Aya Hirano, Nao Touyama dan masih banyak lagi.

Duh, Weeaboo ini kok kesannya jadi tidak enak dilihat dan inginnya pasti diceramahi, padahal Jepang merupakan negara yang pernah menjajah Indonesia loh. Tapi walaupun Jepang merupakan negara yang pernah menjajah Indonesia, itu kan dulu. Yang lalu biarlah berlalu, yang sekarang jalani saja. Kalau kalian punya teman yang mengaku-ngaku sebagai Animelovers, Otaku, Hikikomori, Weeaboo, Gamers ataupun yang lainnya, baiknya jangan diejek, dihina, ataupun dikata-katai, lebih baik dinasihati saja. (Tulisan ini dikirim oleh Ridho Adha Arie)

Pembukaan AFAID25

Resmi Dimulai, Gelaran AFAID25 Hari Pertama Dipadati Pengunjung

Ada banyak sekali konten menarik dalam gelaran AFAID25, salah satunya dalah pertunjukkan The Music of Studio Ghibli Original Singers Symphony.

img_title
VIVA.co.id
7 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut