Pengalaman Ikut Handshake Event JKT48
- VIVAlife/ Shalli Syartiqa
Setelah antre cukup lama, akhirnya giliran saya buat 'handshake' bareng Nabilah. Sebelum 'handshake', saya dikasih cairan pencuci tangan biar steril pas salaman. Dan entah kenapa saya jadi deg-degan dan berkeringat dingin. "Halo Kak, apa kabar?" kata Nabilah di hadapan saya. Hihihihihi, saya dibilang kakak sama si Nabilah. "Kabar baik. Nabilah apa kabar? tanya saya sok imut. "Baik, Kak." Krik krik krik.....Bingung mau ngomong apa lagi. "Nabilah suka WWE?" tanya saya asal. "WWE itu apa?" tanya Nabilah bingung. "WWE itu SmackDown bil, yang ada John Cena, The Rock." kata saya antusias. "Nabilah enggak tahu tuh Kak." Krik...krik...krik..Suasana hening.
"Ya, waktu habis. Next!"Â suara sekuriti terdengar. "Sukses terus ya Nabilah. Kakak akan selalu dukung kamu," ucap saya. "Iya kak, makasih" jawabnya. Perasaan, saya kok bodoh banget ya nanyain soal WWE ke Nabilah. 20 detik sudah berlalu. Rasanya sih biasa saja ya. Mungkin karena saya bukan fans-nya jadi ya rasanya biasa saja kayak salaman sama cewek cantik.
Berbeda dengan teman saya yang habis salaman sama Nabilah mukanya senyum-senyum nyaris mimisan. Tangan yang bekas salaman dielus-elus terus dan parahnya, dia mau beli CD lagi biar bisa salaman sama Nabilah lagi.
Saya pun diajak lagi buat antre biar bisa salaman sama Melody. Tapi saya tolak karena malas antre. Saya lebih milih keluar, cari tukang ketoprak buat makan sambil nungguin teman saya. Jadi? Begini toh rasanya jadi Wota. (Cerita ini dikirim oleh Stefanus Sani, Bandung)