Kisah Lulusan MAN yang Dipaksa Jadi Pekerja Seks

R korban human trafficking oleh tetangga depan rumahnya sendiri.
Sumber :
  • U-Report

Sebulan setelah R mahir memangkas rambut tamu, Y meminta R tidak bekerja tanggung. Maksudnya, jika ada tamu ingin pelayanan plus, R harus melayani. “Permintaan disertai tekanan, aku tak berani menolak. Jika aku tolak, aku takut pekerjaanku begini (di salon) diberitahukan ke emak. Bisa-bisa aku tak diakui anaknya,” ujar R.

img_title Wanita Sindikat Perdagangan Orang Lintas Negara Dibekuk di Aceh

Bekerja sebagai wanita penghibur dikerjakan R dengan setengah hati dan was-was. Takut jika emak atau keluarga di desa tahu. Pasti seluruh orang desa akan menjadi gempar. R tiap saat selalu berpikir keras, mencari jalan tak kentara agar bisa meninggalkan dunia prostitusi berselubung salon itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hampir setahun menjalani pekerjaan maksiat, suatu hari R  dapat pelanggan baru seorang kenalan Y. Bahkan pria itu berniat menikahi R demi melepaskan R dari dunia hitam. R bersedia menerima pinangan pria itu. Tapi Y murka dan tak setuju. Timbul kegaduhan antara Y dengan pria kenalannya itu. Pertengkaran Y dan pria itu dimanfaatkan R untuk pulang ke desa. Dengan maksud, pria itu akan menyusul dan melamar resmi pada orang tuanya.

img_title Terbongkar, Perdagangan Gadis Belia Garut ke Bali

Sayang, pria itu tak pernah muncul. Hanya suratnya yang datang lewat pos, ditujukan kepada orang tua Riri. Isi surat itu menceritakan kejahatan Y yang telah menjual R kepada para lelaki iseng. Kontan seluruh keluarga geger, manakala membaca surat itu. R tak bisa berkilah, kecuali mengakui semua perbuatannya.

Satu-satunya alasan yang membuat orang tuanya memaafkan adalah, R merupakan korban Y. R dijual Y pada para lelaki hidung belang berkedok kerja di salon kecantikan.

img_title Menteri Yohana: Banyak Anak NTT Korban Jual Beli Manusia

“Menghindari agar tak diganggu lagi oleh Y, sebulan setelah pulang, aku dikawinkan orang tua dengan lelaki yang tak kukenal. Suamiku ternyata berhati putih. Dia menerima diriku apa adanya. Kasihnya utuh dan ikhlas diberikan padaku,” kata R sembari berlinang air mata pada penulis kisah ini.

(Tulisan ini dikirim oleh Heru Christiyono Amari, Pati)

Gubernur NTT, Viktor Laiskodat.

Gubernur: Ada Perdagangan Manusia di NTT akibat Kemiskinan

Gubernur Nusa Tenggara Timur mengatakan bahwa permasalahan utama banyaknya kasus perdagangan manusia atau "human trafficking" di NTT karena kemiskinan.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut