Pahlawanku yang Sesungguhnya

Ayah dan anak.
Sumber :
  • Pixabay/ Ulilink

Ayahku adalah seorang yang mempunyai jiwa petualang yang tinggi. Terbukti ia sudah berhasil menaklukkan 21 gunung di Indonesia. Ia pernah berkata kepadaku, "Ketika suatu hari kamu berhasil mencapai puncak gunung impianmu, maka di situlah kamu akan menemukan setangkup kenikmatan yang disuguhkan alam semesta padamu," tuturnya.

img_title Betrand Peto Akhirnya Bongkar Kelakuan Buruk Wendy Lo, Sebut Adik Sarwendah Pernah ...

Jiwa pendaki yang dimiliki ayahku mengantarkannya bertemu dengan sang pujaan hati, yaitu ibuku. Ibuku bernama Suhartini. Ia tidak cantik, hanya manis. Rambutnya cepak tentara, kulitnya sawo matang, suka petualangan, dan sangat tomboi. Mereka bertemu di puncak Gunung Papandayan. Ayahku sangat mencintai ibuku. Jika ditanya, "Kok Ayah bisa sih cinta banget sama Mama?" Ayahku akan menjawab, "Ayah juga enggak tahu. Pas pertama kali lihat mama kamu, kayak lihat Ranukumbolo. Surga dunia yang dianugerahi Allah. Serasa ingin memilikinya," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sembilan tahun berkenalan dengan ibuku, membuat Ayah memutuskan untuk meminangnya. Bukan waktu yang sebentar untuk melanjutkan proses ke jenjang yang lebih serius ini. Meskipun ayahku hanya berprofesi sebagai seorang montir, keluarga ibuku sangat menerimanya dengan senang hati. Memang betul, bahwa cinta tidak pandang pangkat, strata atau status sekalipun.

img_title Tangis Balita 3 Tahun Ungkap Dugaan Kejahatan yang Bikin Geger Karawang

Setahun kemudian, ibuku mengandung. Dapat melahirkan aku merupakan karunia yang tak ternilai harganya dari Allah SWT. Mahligai pernikahan ayah dan ibuku tidaklah mulus. Perilaku Ayah saat masih bujang masih terbawa hingga menikah. Ayahku dulunya adalah seorang pengonsumsi narkoba dan minuman keras. Kehidupan kaum marginal pernah dilalui oleh ayahku saat awal-awal bertandang ke Jakarta. Hingga akhirnya ia bertemu dengan belahan jiwanya.

Perlahan ibuku berhasil membuka mata ayahku. Membuatnya sadar bahwa kehidupan di Jakarta yang keras takkan menjadi lembut bila terlalu terlena dengan keadaan. Dua puluh tahun sudah aku hidup dengan orangtuaku. Banyak hal-hal mengenai kehidupan yang mereka ajarkan padaku. Mulai dari berperilaku sopan terhadap orang lain, menumbuhkan akhlak mulia, serta solusi bagaimana memecahkan masalah dalam hidup telah mereka ajarkan padaku.

img_title Beckham Putra Dibully di GBK, Cerita Masa Kecilnya Diungkap Sang Ayah yang Bikin Haru!

Aku adalah anak semata wayang mereka. Satu-satunya kebanggaan dan harapan bagi mereka. Anak perempuan kesayangan ayah. Entah mengapa aku sangat dekat dengan ayahku. Ayahku merupakan seorang yang antik. Ia suka sekali mengoleksi barang-barang antik peninggalan zaman dahulu. Terhitung sudah ada 7 motor Vespa tahun 60-an hingga 80-an milik ayahku yang terparkir di garasi rumah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut