Akademisi UPH Diajak Berpartisipasi Majukan Kota Tangerang
VIVA.co.id – Walikota Tangerang, H. Arief Rachadiono Wismansyah memberikan paparan seputar “Strategi Pembangunan Kota Tangerang” kepada mahasiswa teknik sipil UPH pada acara Civil Engineering Week (CEW) 2017. Acara ini berlangsung pada 13 Maret 2017 di Aula Gedung D 501 UPH, Karawaci,Tangerang.
Arief menyingung bahwa peran para profesional di bidang teknik sipil begitu besar dalam proses pembangunan kota. Karenanya ia sangat antusias untuk memberikan ceramah kepada para mahasiswa dan dosen jurusan teknik sipil UPH. Tidak hanya itu, dalam seminar ini Arief juga mengajak para mahasiswa untuk tidak ragu dalam memberikan ide atau saran, serta turut serta dalam program pembangunan kota Tangerang.
“Dalam membangun Tangerang dengan luas 184 kilometer persegi, tidak dapat hanya mengandalkan APBD saja, tapi juga perlu dukungan dari private sector. APBD Tangerang yang hanya empat triliun tidak dapat mencukupi segala upaya pembangunan. Tentunya bicara pembangunan juga tidak terlepas dari peran para engineer, seperti para profesional teknik sipil. Terutama mengenai perhitungan dalam mendirikan suatu bangunan,” katanya menyemangati mahasiswa.
Kepada mahasiswa, Arief memaparkan strategi Pemerintah dalam pembangunan kota Tangerang. Untuk menjadikan Tangerang sebagai kota yang maju, Pemerintah telah mengupayakan beragam cara. Mulai dari program Tangerang Bebenah. Yaitu melibatkan peran masyarakat dan pelaku industri yang mendukung untuk mengatasi permasalahan seperti rumah kumuh, saluran air, hingga pembangunan jembatan sebagai sarana transportasi sekaligus ikon kota Tangerang.
Beberapa strategi yang sedang diupayakan di antaranya mengarah pada pembangunan aerotropolis. Yaitu pengembangan kota berbasis pada tata letak, infrastruktur, dan ekonomi yang berpusat pada bandar udara. Arief menyebutkan, luas kota Tangerang 184 kilometer persegi, sepuluh persennya merupakan wilayah Bandara Udara Internasional Soekarno Hatta. Karenanya bandara harus menjadi pusat pengembangan kota Tangerang.
Strategi lainnya yang dikemukakan Arief diantaranya ‘Tangerang LIVE’. Yaitu pembangunan kota yang Lifeable, Investable, Visitable, dan E-City. “Untuk itu harus dimulai dengan tersedianya infrastruktur yang representative, dan pastinya dibutuhkan sumber daya manusia yang ahli di bidang teknik sipil” papar Arief.
Menurut Arief, Tangerang jangan lagi hanya berperan sebagai penyangga ibu kota, tapi menjadi kota yang sama-sama maju. “Untuk memajukan pembangunan inilah, tidak hanya peran para profesional yang diperlukan tapi juga peran kalian sebagai mahasiswa teknik sipil di UPH kami butuhkan. Kami sungguh terbuka dengan ide-ide dan saran dari kalian mengenai pembangunan. Mungkin kalian memiliki ide untuk menjadikan infrastruktur Tangerang seperti jembatan menjadi lebih indah dan efisien, atau yang lain. Kami Pemkot Tangerang akan sangat berterimakasih juga. Jika kalian para mahasiswa UPH yang berada di bawah bimbingan para dosen di teknik sipil UPH turut serta melakukan riset, meng-update diri dengan perkembangan agar dapat membantu memecahkan permasalahan. Bersama-sama mari kita bangun Pemerintah dengan kinerja yang berkualitas,” harap Arief kepada seluruh mahasiswa teknik sipil UPH.