Kebangkitan Pendidikan melalui Sekolah Guru Indonesia

Kegiatan Sekolah Guru Indonesia.
Sumber :

VIVA.co.id – Berbicara mengenai pendidikan, berarti berbicara mengenai nasib suatu bangsa. Bangsa yang maju pastinya ditopang dengan keberhasilan penyelenggaraan pendidikannya. Karena hanya dengan pendidikanlah manusia bisa benar-benar menjadi manusia seutuhnya yang mampu berkarya dan mengembangkan potensi dirinya.

img_title Pergilah Dinda Cintaku

Berdasarkan Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, Pasal 1 ayat (1) yang menjelaskan tentang pendidikan. Bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Definisi pendidikan di atas jelas mengisyaratkan. Bahwa sejatinya dalam pendidikan ada komponen utama selain peserta didik yang berperan penting dalam mewujudkan harapan dan cita-cita bangsa. Fasilitator yang berperan mengembangkan potensi peserta didik tidak lain dan tidak bukan adalah guru.

img_title Tanggung Jawab dan Rekonsiliasi Masyarakat Lumban Dolok

Menurut Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 1 ayat 1 menjelaskan definisi guru. Bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan usia dini, jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Mengenai guru adalah pendidik profesional, maka tidak boleh tidak seorang guru harus memiliki kecakapan dalam mengajar atau dalam istilah lain memiliki kompetensi. Menurut Mulyasa dalam Jejen Musfah (2011:27) mengungkapkan bahwa kompetensi guru merupakan perpaduan antara kemampuan personal, keilmuan, teknologi, sosial, dan spiritual, yang secara kafah membentuk kompetensi standar profesi guru.

img_title Jokowi Diminta Lerai Konflik Ketua Pramuka dengan Menpora

Yang mencakup penguasaan materi, pemahaman terhadap peserta didik, pembelajaran yang mendidik, pengembangan pribadi dan profesionalitas. Dengan berbekal kompetensi inilah sudah barang tentu guru bisa meraih keberhasilannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Rogers dalam Catron dan Allen dalam Sujiono (2009:58), keberhasilan guru yang sebenarnya menekankan pada tiga kualitas dan sikap yang utama. Yaitu guru memberikan fasilitas untuk perkembangan anak menjadi manusia seutuhnya.

Membuat suatu pelajaran menjadi berharga dengan menerima perasaan anak-anak dan kepribadian, dan percaya bahwa yang lain dasarnya layak dipercaya membantu menciptakan suasana selama  belajar. Dan mengembangkan pemahaman empati bagi guru yang peka/sensitif untuk mengenal perasaan anak-anak di dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut