Serunya Ngabuburit Bareng Komunitas Konservasi Lingkungan
VIVA.co.id – Organisasi WWF atau World Wide Fund for Nature bersama Komunitas 60+ Earth Hour Denpasar dan Komunitas Marine Buddies mengadakan kegiatan ngabuburit yang diselingi dengan diskusi bertemakan “Konservasi Diri, Lingkungan, dan Masa Depan” pada Sabtu, 17 Juni 2017. Kegiatan ini berlokasi di Eiger Adventure Flagship Store, Jalan Sunset Road Barat No 104 Seminyak, Kabupaten Badung, Bali.
Acara ini diikuti oleh puluhan anak muda pecinta lingkungan, kelompok pecinta wall climbing, dan mahasiswa. Dalam agenda ngabuburit, para peserta yang hadir disuguhi takjil untuk berbuka puasa. Sedangkan dalam agenda diskusi menghadirkan Noverica Widjojo dari Sunda Banda Communication and Campaign Coordinator WWF, Andri Purba Koordinator Kota Earth Hour Denpasar), dan Awaluddin Wakil Koordinator Marine Buddies.
Ketiga pembicara yang dihadirkan banyak mengangkat isu-isu permasalahan lingkungan dan kegiatan-kegiatan kampanye lingkungan yang sangat dekat dengan keseharian masyarakat. Veri dari WWF, mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia merupakan penghasil sampah terbanyak nomor dua di dunia.
Untuk mengurangi sampah terutama sampah plastik, Veri mengajak para undangan untuk mengurangi sampah dimulai dari diri sendiri dengan cara yang sederhana. Seperti membawa tas belanja dari kain ketika berbelanja ke pasar atau swalayan, membawa botol minuman saat bepergian, serta menggunakan alat transportasi massal semisal busway atau sarbagita, dan membawa sepeda gayung saat bepergian untuk mengurangi emisi karbon.
“Saya meminta rekan-rekan sekalian untuk mulai dari diri sendiri supaya memiliki gaya hidup go green dan ramah lingkungan. Seperti membawa tas belanja dari kain ketika ke pasar tradisional atau supermarket, membawa botol minuman ketika bepergian ketimbang membeli minuman air mineral kemasan, dan menggunakan alat transportasi massal seperti busway atau sarbagita di Bali saat berangkat dan pergi ke kantor,” ungkapnya.
Koordinator Kota Earth Hour Denpasar yaitu Andri Purba, dalam pemaparannya lebih mengangkat isu ketahanan energi. Salah satunya agenda Switch Off setiap tahun yang dilaksanakan di minggu ketiga bulan Maret. “Gerakan Switch Off selama 1 jam dimulai dari pukul 20.30 sampai 21.30 bisa menghemat listrik sebanyak 234 megawatt dan bisa membuat penghematan energi lebih besar,” pungkasnya.