Bingkisan Lebaran untuk Tegar Si Bocah Yatim Piatu

Bingkisan Lebaran untuk Tegar yang yatim piatu.
Sumber :

VIVA.co.id – Tegar (5), seolah nama itu wajib disandingkan dengannya. Kehidupannya yang pahit sejak dilahirkan menjadikan dia harus hidup tegar, setegar karang. Sejak berusia tujuh hari, ibunya lari dari rumah dan meninggalkan Tegar. Ia dibesarkan oleh bapak, nenek dan kakek dari pihak bapaknya.

img_title Viral Alquran Dilempar Petugas saat Eksekusi Rumah Yatim Piatu

Saat Tegar berusia satu tahun, bapaknya mengalami stroke. Di usia 3 tahun, bapaknya meninggal dunia. Dan setahun sebelumnya, ibu Tegar pun meninggal dunia. Sejak itu Tegar pun menjadi anak yatim piatu. Nenek dan kakeknya merawat Tegar dengan penuh kasih sayang. Mereka kini hidup di rumah yang hanya berukuran kecil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain kasih sayang dari nenek dan kakeknya, dia pun banyak mendapatkan perhatian dari para tetangga. Terkadang saat Tegar mendapat uang dari para tetangga, Tegar langsung memberikannya kepada nenek untuk modal kakeknya yang berjualan balon di sekolah-sekolah. Hal tersebut dilakukan karena Tegar mengetahui neneknya sedang terbelit utang.

img_title Pergilah Dinda Cintaku

Menurut neneknya yang disampaikan kepada Rumah Yatim, bahwa utang yang dimilikinya kepada rentenir sebesar Rp.1,5 juta dan setiap bulannya ia harus membayar Rp.250 ribu. Sedangkan penghasilan kakek setiap harinya tidak menentu.

Rumah Yatim Jawa Barat bertemu dengannya dalam acara pembagian bingkisan Lebaran yang dilakukan dari rumah ke rumah di Jl. Lemah Hegar, RT 05 RW 04, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong.

img_title Tanggung Jawab dan Rekonsiliasi Masyarakat Lumban Dolok

Saat tim ke sana, terlihat sebuah rumah yang sangat kecil. Setelah masuk, tim pun duduk di ruang tamu yang hanya muat untuk tiga orang berdesakan. Terlihat pembatas ruangan yakni rak baju yang sudah kusam menghalangi antara kamar dan dapur yang sengaja dibuat bersatu karena sempitnya lahan.

Sesuai maksud dan tujuan, Rumah Yatim pun langsung memberikan parcel Lebaran dan uang tunai kepada Tegar yang saat itu sedang duduk di samping neneknya. Mendengar kisah Tegar dari neneknya, Rumah Yatim berencana akan mengangkat Tegar menjadi anak asuh mukim yang tinggal di asrama. Namun, nenek dan kakeknya masih berat menerima tawaran tersebut. Jika masih keberatan, rencananya Tegar akan dijadikan anak asuh non mukim.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut