Di Bawah Bayang-bayang Garis Kemiskinan

Ilustrasi kemiskinan
Sumber :
  • uk.reuters.com

Adapun sumber data utama yang digunakan dalam perhitungan tingkat kemiskinan pada Maret 2017 adalah data dari hasil Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) pada Maret 2017 yang dilakukan oleh BPS. Selain data Susenas, juga digunakan data hasil survei SPKKD (Survei Paket Komoditi Dasar) yang diperkirakan digunakan untuk memperkirakan proporsi dan pengeluaran masing-masing komoditi pokok bukan makanan.

img_title Tanggung Jawab dan Rekonsiliasi Masyarakat Lumban Dolok

Garis kemiskinan di perkotaan dan di pedesaan sangat dipengaruhi oleh jenis komoditi makanan. Seperti beras, rokok, telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah dan dll. Sementara untuk komoditi non makanan yang cukup berpengaruh besar terhadap garis kemiskinan adalah biaya perumahan, listrik, bensin, pendidikan, kesehatan, dan perlengkapan mandi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tingkat kemiskinan suatu daerah dipengaruhi oleh berbagai faktor. Seperti inflasi, upah nominal harian buruh bangunan, dan tentu saja harga eceran barang-barang konsumsi. Adanya keterlambatan pendistribusian beras sejahtera (Rastra) pada awal tahun 2017 diduga menghambat penurunan kemiskinan.

img_title Jokowi Diminta Lerai Konflik Ketua Pramuka dengan Menpora

Selain itu, adanya kenaikan harga beberapa komponen makanan juga turut menyumbang kemiskinan. Tentu saja masalah kemiskinan wajib dilakukan untuk mengetahui sejauh mana program -program tersebut berpengaruh positif terhadap masyarakat. (Tulisan ini dikirim oleh Jusriadi, Gowa, Sulawesi Selatan)

Ilustrasi kemiskinan.

Angka Kemiskinan RI Berbeda dengan Bank Dunia, Ini Penjelasan BPS

Bank Dunia dalam rilis terakhir menyebut sebanyak 64,2 persen penduduk Indonesia berada di bawah garis kemiskinan. Data BPS sebesar 8,07 persen atau sekitar 22,93 juta

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut