Siapa Bakal Calon Gubernur Jawa Barat Nanti?

Ilustrasi pemilu.
Ilustrasi pemilu.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jawa Barat makin hangat. Perkembangan terakhir, Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  dan Partai Gerindra hampir dipastikan akan berkoalisi untuk menjagokan Deddy Mizwar menjadi calon gubernur dengan calon wakil gubernur yang diusung oleh PKS.

Calon gubernur lain yang masih meraba-raba koalisi partai, yaitu Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi. Walaupun hampir dipastikan kalau Dedi Mulyadi akan diusung oleh Partai Golkar. Dan sinyal yang makin santer terdengar kalau Golkar akan berkoalisi dengan PDIP. Walaupun telah ada kata sepaham antara Golkar dan PDIP, tetapi koalisi ini belum betul permanen.

Ini disebabkan PDIP yang bisa saja mengusung calon gubernurnya sendiri karena memiliki jumlah kursi sebanyak 20, yang cukup untuk mengusung calon sendiri tanpa Partai Golkar. Sedangkan, Partai Golkar masih perlu koalisi dengan partai lain, karena masih kurang 3 kursi lagi untuk mencalonkan gubernur sendiri.

Yang menarik adalah koalisi yang akan mengusung Ridwan Kamil. Partai Nasdem, sebagai partai pertama yang lebih dulu mengusung Ridwan Kamil, masih kurang 15 kursi untuk bisa mengusungnya untuk mencalonkan diri menjadi calon gubernur. Partai yang melakukan penjajakan akan mengusung Ridwan Kamil selain Nasdem, ada PPP, PKB, PAN, Hanura, dan Partai Demokrat.

Partai mana lagi yang akan merapat dan mengusung Ridwan Kamil, semua bisa saja terjadi dalam dinamika politik. Termasuk Partai Golkar yang santer mengusung Dedi Mulyadi. Bisa saja berbalik mendukung Ridwan Kamil. Sebagaimana disebutkan oleh Nusron Wahid, bahwa Partai Golkar masih membuka peluang untuk mengusung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur.

Hal ini memberikan sinyal bahwa Dedi Mulyadi belum pasti juga disusung oleh Partai Golkar.  Dan ada kemungkinan mengawinkan Ridwan Kamil dengan Dedi Mulyadi. Semua kemungkinan ini bisa saja terjadi.

Yang menarik saat ini adalah Partai Demokrat yang belum menjagokan siapapun. Apakah akan ikut koalisi partai pendukung Deddy Mizwar, Dedi Mulyadi, atau Ridwan Kamil. Partai Demokrat memungkinkan mengusung Ridwan Kamil. Dengan melihat peta saat ini yang sedikitnya telah terkanalisasi.