Meriahnya Grand Closing Bogor Art Festival di Kampus IPB

Grand closing Bogor Art Festival.
Grand closing Bogor Art Festival.
Sumber :

VIVA – Grand Closing Bogor Art Festival berlangsung meriah di Graha Widya Wisuda Institut Pertanian Bogor atau GWW IPB, yang sekaligus menutup tahun 2017 lalu. Rangkaian acara dimeriahkan dengan penampilan dari Gamaliel Audrey Cantika, Sujiwo Tejo, paduan suara mahasiswa IPB Agriaswara, Sanggar Etnika Daya Sora, dan Unit Kegiatan Mahasiswa Gentra Kaheman IPB.

Bogor Art Festival merupakan acara yang rutin dilaksanakan guna melestarikan seni dan kebudayaan Indonesia. Berbagai perlombaan ikut mewarnai kemeriahan acara. Seperti paduan suara, fotografi, dan dance.

Selain itu, acara ini juga menggelar bazar produk ekonomi-kreatif yang bertemakan seni dan budaya, pariwisata, serta kuliner khas daerah Jawa Barat dan produk handycraft yang berada di wilayah Bogor.

Tampak hadir dalam acara ini di antaranya, Rektor IPB, Dr. Arif Satria; Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB, Dr. Lukman Mohammad Baga; serta Kepala Bidang Seni dan Perfilman Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Dra. Sri Herlina Nasution, MM.

“Teringat nasihat orangtua saya, setiap orang mempunyai potensi yang perlu ditumbuhkan, sehingga terjadi keseimbangan antara kecerdasan IQ dan EQ untuk berkembang menjadi bibit unggul bangsa. Salah satu cara mengembangkan kecerdasan tersebut adalah dengan adanya acara seperti ini,” ujar rektor.

Sementara itu, Dr. Lukman Mohammad Baga mengatakan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEM IPB ingin memberi konstribusi besar bagi kota tempat mereka belajar, yaitu Bogor. “Sehingga, kami mengangkat seni dan budaya dengan tema tertentu guna menjaga kelestarian seni dan budaya Indonesia agar tidak punah. Potensi seni dan budaya khususnya Bogor, Jawa Barat perlu diperkenalkan kepada masyarakat luas,” ujarnya.

“Luar biasa! Ini merupakan kewajiban kita untuk menjaga kelestarian seni dan budaya, terutama adik-adik mahasiswa. IPB cukup interest dalam melestarikan seni dan budaya. Terbukti ini merupakan kali ke tujuh acara ini terselenggara dan harus tetap berlanjut dengan inovasi baru,” imbuh Dra. Sri Herlina Nasution, MM.