Pengendalian Emosi dan Risiko Berkendara di Jalan

Ilustrasi kecelakaan motor.
Sumber :
  • Iwan Heriyanto | surabayapost

"Semuanya sudah bisa dikendalikan. Mungkin dari kedua belah pihak hanya ada salah paham saja dan akan diproses lebih lanjut di kantor," jelas anggota polisi yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa tindakan yang dilakukan oleh ketiga pelaku dapat dikenakan pidana apabila terbukti bersalah.

img_title Suami Nenek Tewas Ditabrak Moge Cabut Laporan, Pilih Berdamai

Para pelaku dan korban dibawa ke kantor polisi dengan menggunakan mobil dari kepolisian. Mobil pelaku dan motor korban juga ikut diamankan. "Kita juga berterima kasih kepada masyarakat atas inisiatifnya melerai para pelaku dan mencoba menyelamatkan korban. Mungkin akan lebih parah lagi jika dibiarkan," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian seperti ini sudah lumrah dan biasa terjadi di jalanan. Kelakuan arogan para pengguna jalan adalah masalah utamanya. Tidak mau mengalah, berkata kasar atau mengumpat, dan perilaku yang buruk menjadi pemicunya. Tidak jarang berujung rumah sakit atau kantor polisi.

img_title Kontainer Angkut Dump Truk Nyangkut di JPO Halte Busway Bea Cukai

Mungkin akan lebih baik lagi jika ada pengarahan atau pelatihan psikologis untuk para calon pengguna kendaraan bermotor. Karena jalanan bisa menjadi tempat yang mengerikan. Perkelahian, kecelakaan, bahkan tindak kriminal lainnya dapat terjadi di mana saja dan kapan saja, contohnya kejadian ini. (Tulisan ini dikirim oleh Fahmi Satria Utama, mahasiswa Universitas Pancasila, Jakarta)

Ilustrasi tanda lokasi kecelakaan lalu lintas.

Kecelakaan Maut di Sumut, 4 Orang Tewas

Satuan Lalu Lintas Polres Labuhan Batu sudah melakukan olah TKP untuk mengetahui persis penyebab kecelakaan tunggal itu.

img_title
VIVA.co.id
31 Mei 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut