Indahnya Pemandangan Pantai Sadranan Yogyakarta

Pantai Sadranan,Yogyakarta.
Sumber :

Mobil yang tadi dikendarai, kami parkir di pinggiran jalan dekat dengan rumah warga yang mempunyai halaman rumah yang cukup luas. Hanya dengan membayar Rp5.000, kendaraan kami dijaga oleh salah seorang laki-laki pemilik rumah yang usianya tidak muda lagi.

img_title Pergilah Dinda Cintaku

Untuk masuk ke Pantai Sadranan tidak dikenakan biaya. Pertama kali datang, kita akan disambut oleh banyak para pedagang di pinggiran jalan. Banyak yang menjual oleh-oleh serta perlengkapan mandi maupun alat-alat penyewaan jika ada yang berminat untuk melihat keindahan bawah pantai tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantai Sadranan mempunyai keunikan yang berbeda dengan pantai lainnya. Selain ombaknya yang besar, juga terdapat gunung-gunung pasir yang tinggi di sekitar pantai. Waktu yang tepat untuk mengunjungi pantai ini yaitu pada sore hari ketika matahari hendak terbenam, agar tidak tersengat panasnya matahari.

img_title Tanggung Jawab dan Rekonsiliasi Masyarakat Lumban Dolok

Tak henti-hentinya saya merasa kagum atas keindahan panoramanya. Pesona eksotisnya berupa deburan ombak dan pemandangan di sekitar pantai begitu indah untuk dirasakan. Hembusan angin memberikan kesejukan dan rasa damai. Tidak ada orang yang berwajah muram di sini. Semua tertawa lebar, merasakan kebahagiaan berada di tempat seindah ini.

Lelah karena perjalanan di kereta kemarin pun terbayar lunas dengan mengunjungi Pantai Sadranan yang luar biasa ini. Orang dewasa maupun anak-anak berkerumun agar dapat merasakan dinginnya air pantai tersebut. Air di Pantai Sadranan terlihat sangat jernih, ikan-ikan yang berhamburan berenang mengelilingi di sekitar kaki. Selain itu terdapat banyak batu-batu besar di sana.

img_title Jokowi Diminta Lerai Konflik Ketua Pramuka dengan Menpora

Memandangi keindahan Pantai Sadranan disambut dengan suara ombak yang cukup kencang membuat saya, Dina, dan Malla haus karena terlalu lelah kami mengelilingi sekitar pantai. Dan akhirnya kami pun mendatangi pedagang es kelapa muda. “Sini Dek, ayo dibeli es kelapanya. Enak sambil menikmati keindahan pantai,” ujar salah seorang pedagang es kelapa bernama Bu Ratih, yang saat itu menggunakan kaos dan celana pendek dilengkapi dengan sandal jepit yang warnanya hampir kusam.

“Iya Bu, saya mau beli tiga es kelapanya,” jawab saya sambil tersenyum kepada penjual tersebut. Penjualnya sangat ramah, membuat kami tidak sungkan untuk membeli es kelapa muda tersebut. Rasanya pun manis ditambah lagi dengan suasana yang membuat kami merasa betah untuk berlama-lama di Pantai Sadranan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut