Krisis Hormuz - Panama, dan Protokol Hemat Energi

Presiden Prabowo rapat terbatas dengan jajaran kabinetnya
Sumber :
  • Dok. Bakom RI

Selain itu, sikap Indonesia harus tercermin dalam penguatan hilirisasi serta substitusi impor guna mengurangi kerentanan terhadap disrupsi maritim yang terjadi. Gangguan logistik di Panama adalah sinyal bagi industri nasional untuk berhenti bergantung pada komponen impor dan mulai membangun ekosistem manufaktur mandiri. Pemerintah perlu memberikan insentif pajak bagi industri yang mampu menciptakan komponen substitusi guna memperkuat struktur ekonomi dalam negeri.

img_title Trump Minta Negara Tak Dukung AS 'Bayar Keamanan' Selat Hormuz

Ini merupakan momentum tepat untuk mengalihkan orientasi pasar ke dalam negeri dan memperkuat keterkaitan antar-industri domestik yang jauh lebih mandiri. Krisis Selat Hormuz dan Terusan Panama adalah fakta maritim di luar kendali kita, namun dampaknya terhadap ekonomi nasional dapat diprediksi. Langkah "Puasa Energi" merupakan kebutuhan teknis untuk menjaga ketahanan fiskal Indonesia di tengah ketidakpastian global yang sangat ekstrem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberhasilan mitigasi krisis sangat bergantung pada kedisiplinan aparat negara menjalankan protokol efisiensi energi tanpa adanya pengecualian bagi siapapun di birokrasi. Penekanan konsumsi energi non-produktif serta penguatan kemandirian energi berbasis komoditas lokal akan meminimalisir dampak inflasi sekaligus menjaga jalur pertumbuhan ekonomi tetap stabil. Efisiensi serta ketegasan sikap merupakan kebijakan paling efektif menghadapi disrupsi maritim demi kesejahteraan rakyat Indonesia. (*)

img_title Iran Ajukan 7 Syarat ke AS untuk Buka Selat Hormuz
Ilustrasi Selat Hormuz.

Iran Tidak Akan Buka Kembali Selat Hormuz Selama Trump dan Netanyahu Masih Berkuasa

Iran tidak akan membuka kembali Selat Hormuz selama Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu masih berkuasa

img_title
VIVA.co.id
18 September 2026
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut