Berambulans di Madinah

Menolong teman untuk dibawa ke Rumah Sakit Madinah Cardiac Center, Madinah, Arab Saudi.
Sumber :
  • vstory

VIVA - Mobil ambulans identik untuk sesuatu yang urgent dan emergency. Karena alasan ini, suddenly saya harus masuk ambulans mengantar Pak Bimo teman sekamar yang mendadak sakit dan perlu penanganan medis yang lebih baik.

img_title Arab Saudi Tak Hanya Tutup Akses Haji pada RI tapi Juga Negara Lain

Selepas salat berjamaah maghrib 21 Juli 2019, saya membaca grup WA. Pak Tukiyat Ketua Regu Haji saya mengabarkan jika teman Pak Bimo sakit tidak bisa melanjutkan langkah kakinya ke Masjid Nabawi untuk menunaikan maghrib. Posisinya berada di Pintu 36 Nabawi. Tanpa pikir panjang, bergegas saya membelah kerumunan manusia di dalam dan di pelataran masjid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiba di klinik dekat pintu 36, terlihat Pak Bimo sudah siap dimasukkan ke dalam ambulans untuk dirujuk ke RS lain. Mendadak saya didaulat teman-teman serombongan untuk mengawal ke RS karena faktor komunikasi bahasa arab. "Nah ini dia. Bapak aja...." Masuklah saya ke dalam ambulans bersama Bu Hera, istri Pak Bimo yang terbaring lemah berbantukan oksigen di hidungnya.

img_title DPR Tuding Menteri Agama Tak Tahu Undang-Undang karena Batalkan Haji

Berenam kami di ambulans. Ada 3 tenaga medis, Pak Bimo dan istrinya. Cukup lapang terasa kabin mobil MPV yang disulap jadi kendaraan emergency ini. Tak sempat menengok merek dan varian mobil ini. Wuing wuing wuing, khas bunyi sirine ambulans meraung membelah jalan dengan kerlip silau strobonya.

Di dalam kabin, alhamdulillah Pak Bimo sudah siuman meski masih susah diajak berkomunikasi. Tet tet bunyi alat medis di samping Pak Bimo terus menerus berhenti.

img_title Haji 2020 Ditiadakan, Bagaimana Nasib Puluhan Ribu Calon Haji Jatim?

Dimatikan dan tetap bunyi lagi. Saya yang belum ngeh, berusaha cari informasi apa sebenarnya yang terjadi dan hendak ke mana ambulans ini menuju. "Kita ke RS yang lebih kumplit alatnya agar bisa menangani pasien lebih baik," ujar tenaga medis lelaki yang terlihat paling senior dibanding dua lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiba-tiba Ambulans pun berhenti. Pintu dibuka dan dengan cekatan tenaga medis menurunkan Pak Bimo dan membawanya ke ruang pemeriksaan. Madinah Cardiac Center nama RS-nya. "Dont worry. This is govermental hospital," ujar petugas mungkin sedang berusaha meyakinkan kami yg mendampingi pasien.

Cekatan dan cepat sekali tim medis di RS ini. Hal-hal administratif jadi nomor sekian dan mereka fokus ke pasien. Bahkan oleh dokter yang akan mengambil tindakan kami dipersilakan menunggu di ruang kerjanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut