Khusyuk for Beginner di Tanah Suci
- vstory
VIVA.co.id - Jika khusyuk itu sebuah pencapaian, maka Mekah dan Madinah adalah padang kurusetra untuk menguji kekhusyukan dan kawah candradimukanya adalah Tanah Air kita. Ini untuk menggambarkan betapa susahnya meraih khusyuk sebagai sebuah achievement di Tanah Suci.
Khusyuk dalam beribadah itu adalah meniadakan segala hal kecuali kebersamaan dengan Tuhan. Sesuatu yang tidak gampang dilakukan, tapi bukan berarti tidak bisa. Khusyuk itu lelaku spiritual yang beyond focus.
Mungkin agak njelimet dan susah dipahami definisi khusyuk versi saya. Karena pada praktiknya memang sulit mencapai level khusyuk dalam beribadah. Sesulit saya meraihnya di Tanah Suci.
Tapi setidaknya definisi ini bisa dijadikan pengantar untuk membayangkan bagaimana kita bisa menggapai level khusyuk tahap awal. Khusyuk for beginner.
Kemarin, di petak khusus lelaki di pelataran beratap depan Ka'bah, saya sedang membayangkan Nabi sedang berkontemplasi di Gowa Hira saat baca ayat pembuka surat Alalaq, Iqra.
Tiba-tiba, Ahmad MirAsy, kakek 65 tahun dari Aljazair, menyentuh tangah saya. Memberi isyarat agar menengok ke arah kanan. Terlihat lelaki berkulit gelap menengadahkan tangan sambil bercucuran air mata. Terdengar bahasa yang tidak saya kenal. Rasanya dia sedang berdoa. Saya hanya kasih kode anggukan kepala ke Kakek Ahmad.
Sembari membenarkan posisi duduk di kursi bulat mini, saya melanjutkan lagi mengangankan Iqra. Ini sebenarnya cara saya meraih khusyuk dalam baca Alquran.
Belum sampai berganti halaman, tiba sudah duduk pas di depan saya dan Kakek Ahmad, lelaki berbadan besar bercelana dan berbaju serba putih. Dia mohon izin minta space untuk salat dzuhur berjamaah. Setelah salat langsung pergi.
Saya dan Kake Ahmad hanya bisa mengangkat bahu mempersilakan dengan berat hati. Akhirnya nanti kami salat dengan beradu siku dan paha.
Saat Salat, tantangannya tak kalah seru. Bisa saja tiba-tiba dari kanan kiri atau belakang seseorg lewat memotong khusyuk yang sedang dilakoni. Kalau saja pandangan kita tidak menunduk tertuju pada tempat sujud, bisa jadi kita akan diperlihatkan seorang perempuan berjalan membelah kerumunan di ujung pandangan sana.