Membangun Kebumen dari Desa

Dokumentasi Pribadi
Sumber :
  • vstory

VIVA – Januari 2020 saya sedang menjalani masa liburan di rumah, di sebuah desa yang berada di Kabupaten Kebumen tepatnya berada di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit. Setelah melakukan aktivitas di luar daerah karena tuntutan pekerjaan hampir selama dua bulan akhirnya bisa kembali ke rumah adalah sesuatu yang sangat menggemberikan.

img_title Kemenkeu Raih Opini WTP ke-15 secara Berturut-turut dari BPK, Begini Kata Purbaya

Rasa gembira itu mungkin sama rasanya dengan warga Kabupaten Kebumen yang telah menyelesaikan hajatan besar yaitu pilkada atau pemilihan Bupati kebumen. Mimpi dan harapan masyarakat tentunya menjadi sebuah amanah besar bagi pemimpin yang terpilih sebagai Bupati dan wakil Bupati Kebumen mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di penghujung tahun 2020 saya pernah mengulas dalam tulisan saya tentang tantangan pemimpin Kebumen kedepan yaitu membuat Kebumen naik kelas, dari statusnya sebagai Kabupaten termiskin di Provinsi jawa tengah menjadi kabupaten maju dan mensejahterakan warganya.

img_title Bela Zulhas, Politisi PAN Sesalkan Ada Penggiringan Opini Negatif Terkait Video Makan di Aceh

Sekarang ini adalah masa di mana pemerintah pusat fokus mendorong setiap daerah untuk berkembang serta mengoptimalkan pembangunan di daerah masing-masing.

Bicara cita-cita menaikkan status Kebumen dari Kabupaten miskin menjadi kabupaten maju tentu strategi utamanya adalah Pembangunan daerah, tentunya pembangunan di segala aspek kehidupan masyarakat serta segala aspek daerah dimulai dari pembangunan sumber daya manusia, pembangunan ekonomi, pembangunan infrastruktur hingga pembangunan birokrasi pemerintah yang lebih bagus.

img_title Respons Istana Soal Tulisan Opini di Detikcom yang Dihapus: Naikkin Lagi Saja

Menggalakkan pembangunan di Kabupaten Kebumen menjadi sebuah program perioritas pemimpin ke depan.

Salah satu isu pembangunan daerah yang lagi trend saat ini adalah pembangunan Desa, hal ini tentunya sangat relevan jika dilakukan di daerah Kabupaten Kebumen. Sebuah alternatif pembangunan yang lebih konperehensif dimana Desa menjadi tonggak utama pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika diistilahkan perang konvensional zaman kerjaan dulu strategi pembangunann Desa untuk menggenjot pembangunan daerah adalah strtaegi perang desa mengepung kota, di mana setiap pergerakan pasukan difokuskan unk menguasai desa-desa terlebih dahulu.

Ketentuan Umum UU Desa mendefinisikan bahwa Pembangunan Desa adalah “upaya peningkatan  kualitas hidup dan kehidupan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa”. Sedangkan tujuan pembangunan desa dinyatakan di dalam pasal 78 ayat (1), yaitu “meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana Desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan”.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut