Sketsa Ramadhan: Masjid Isa dan Perawan Maria

Mary The Mother of Jesus Mosque, Abu Dhabi, UAE (Foto/wikimedia.org)
Sumber :
  • vstory

Dari Melbourne kita pindah ke Madaba—sekitar 32,5 km di selatan ibu kota Amman, Yordania, untuk melihat The Mosque of Jesus Christ (Masjid Yesus Kristus) seluas 1.000 meter persegi yang dibangun pada 2008. Madaba adalah sebuah kota kuno yang pada abad ke-6 pernah menjadi tanah suci bagi Gereja Ortodoks Yunani St. George. Saat ini jumlah umat Kristiani di Madaba hanya sekitar 10 persen dari 60.000 jiwa.

img_title Sering Terlewat saat Shalat Berjamaah, Ini Bacaan Doa Masuk Masjid Beserta Artinya

“Untuk mengenang keunikan sejarah kota ini dan sekaligus menghormati Nabi Isa alaihissalam maka saya usulkan agar nama masjid menggunakan nama beliau bukan dalam bahasa Arab namun dalam bahasa Inggris yang lebih dipahami dunia internasional,” ujar Imam Jamal Al Sufrati yang mengelola masjid. Dinding masjid dihias dengan kaligrafi rancak dari ayat-ayat Al Qur’an tentang umat Nasrani seperti nukilan dari Surat Al Hadid (57) ayat 27 sebagai berikut, “Kemudian Kami susulkan rasul-rasul Kami mengikuti jejak mereka dan Kami susulkan (pula) Isa putra Maryam; Dan Kami berikan Injil kepadanya dan Kami jadikan rasa santun dan kasih sayang dalam hati orang-orang yang mengikutinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbeda dengan respons jamaah di Melbourne yang sempat terbelalak dengan usulan Imam Isse Musse, usulan Imam Al Sufrati langsung bisa diterima komunitas muslim Madaba yang punya rekaman interaksi antara kedua agama lebih lama. Bahkan di bulan Ramadan, saat masuk salat maghrib dan iftar (buka puasa) ditandai dengan bunyi genta gereja yang berdentam-dentam menyelimuti kota. Sebagian umat Nasrani yang tinggal di sekitar masjid pun bergabung dan ikut buka puasa bersama saudara-saudara muslim mereka.

img_title Pura-pura Tak Tahu, Pencuri iPhone Jamaah Masjid Langsung Mengaku usai CCTV Diputar

Pindah ke benua Amerika, di Syracuse New York City berdiri Masjid Isa ibn Maryam (The Mosque of Jesus, Son of Mary) yang beroperasi sejak 2014. Sebelumnya tempat ini adalah Gereja Holy Trinity Katolik Roma yang dijual pengurus gereja karena jemaat yang terus menurun drastis sehingga acara kebaktian lebih sering lengang ketimbang berdesak. Sementara biaya pemeliharaan gedung di kota semahal NYC sangat tinggi.

Begitu pengurus Holy Trinity mengabarkan info penjualan, mereka mendapat dua penawaran. Dari seorang pengusaha bar dan dari komunitas muslim Syracuse. Pengusaha bar memasukkan harga beli tiga kali lebih tinggi. Namun pengurus gereja memilih menjual kepada komunitas muslim. “Supaya nama Tuhan tetap dimuliakan di dalam bangunan itu,” ujar pengurus Holy Trinity.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Parlemen Israel Setujui RUU Larangan Azan Pakai Pengeras Suara
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut