Menelaah Penafsiran Hukum oleh Hakim

ilustrasi hakim memutus perkara
Sumber :
  • vstory

VIVA – Berbicara mengenai profesi hakim, pastinya sangat identik dengan kewibawaan yang tinggi. Maka tidak heran jika banyak yang mengatakan bahwa hakim adalah wakil Tuhan mempunyai tugas yang sangat berat dan penuh dengan pertimbangan dalam memeriksa, mengadili dan memutus suatu perkara.

img_title Advokat PPP se-Indonesia Siap Lawan Upaya 'Begal Politik' hingga Pemilu 2029

Oleh karena itu kita sebagai rakyat harus menghormati dan mematuhi seorang hakim atas putusan yang dibuatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai penegak hukum dan keadilan hakim dituntut untuk menggali, mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum yang hidup dalam masyarakat. Jelasnya dalam hal tersebut hakim harus terjun langsung untuk mengetahui, merasakan dan memposisikan dirinya dalam masyarakat agar lebih memiliki rasa empati dalam memutus suatu perkara.

img_title MA Terbitkan SEMA 3/2026, Aturan Baru Praperadilan untuk Cegah Perkara Berlarut

Sebagai penegak hukum dan keadilan hakim dituntut untuk menggali, mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum yang hidup dalam masyarakat. Jelasnya dalam hal tersebut hakim harus terjun langsung untuk mengetahui, merasakan dan memposisikan dirinya dalam masyarakat agar lebih memiliki rasa empati dalam memutus suatu perkara.

Hakim tidak hanya sebagai penerap undang-undang atas perkara-perkara di pengadilan, tetapi harus juga mencakup penemuan dan pembaruan hukum serta menginterpretasi suatu hukum. Hal tersebut diperlukan agar mendalami keadilan yang diinginkan rakyat juga tidak terlalu bersifat kaku, hanya berpatokan kepada undang-undang.

img_title MA Terbitkan Petunjuk Buat Hakim Tangani Praperadilan, Begini Isinya

Selain memiliki kecerdasan yang tinggi, hakim juga harus mempunyai kepekaan terhadap nilai-nilai keadilan serta mampu mengintegrasikan hukum positif ke dalam nilai-nilai agama, kesusilaan, sopan santun, dan adat istiadat. Sejatinya mahkota seorang hakim itu bukan pada palunya, melainkan kualitas putusan yang dihasilkannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karenanya, hakim sebagai komponen utama dalam suatu lembaga peradilan harus berkontribusi jelas dalam pelayanan publik, tak hanya menjalankan undang-undang, melainkan harus juga bersikap peka terhadap peristiwa-peristiwa hukum yang terjadi di masyarakat. Semakin berkualitas putusan yang dihasilkannya akan semakin dirasakan kemanfaatan dan keefektivannya di masyarakat.

Oleh karena itu hakim harus melakukan interpretasi atau penafsiran hukum terhadap suatu perkara yang tidak ada rumusannnya dalam undang-undang. Artinya hakim sangat dituntut untuk tahu akan semua hukum karena sejatinya hakim memiliki asas Ius Curia Novit, dengan begitu hakim tidak ada alasan untuk menjawab bahwa sebuah perkara belum ada hukumnya.

Kepala BGN Sudaryono

Peringatan Keras Kepala BGN: Oknum SPPG Langgar Hukum Bakal Dicopot

Kepala BGN Sudaryono menegaskan tak ragu ambil tindakan tegas ke pihak di SPPG yang terbukti melanggar aturan, terutama jika pelanggaran berujung fatal/ masuk ranah hukum

img_title
VIVA.co.id
23 Agustus 2026
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut