Serial Warrior dan Akar Rasisme

Poster Serial Warrior, sumber: www.anythinklibraries.org
Sumber :
  • vstory

Sebagian pihak ada yang menduga, bahwa penolakan Warner Bros terhadap Bruce Lee untuk peran di serial “Kung Fu” dan diberikannya peran tersebut pada David Carradine, ini adalah salah manifestasi dari whitewashing. Whitewashing adalah suatu bentuk rasisme yang mengedepankan supremasi dan dominasi kulit putih dalam media.

img_title Xi Jinping Disebut Diam-Diam Siapkan China untuk Perang Lawan AS

Baiklah kita lihat bagaimana alur cerita dari serial Warrior, dan bagaimana wujud rasisme ditampilkan di dalamnya. Bruce Lee sendiri adalah salah seorang tokoh yang anti rasisme, tidak heran kalau film-film yang dibintanginya, memiliki perspektif anti rasis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serial ini memiliki latar waktu, pada saat Tong Wars (Perang Tong), atau perang antar geng, di San Fransisco, Amerika Serikat, pada akhir abad ke-19. Tokoh utamanya adalah Ah Sahm (diperankan oleh Andrew Koji), yang merupakan seorang imigran dari Tiongkok, dan seorang jago beladiri, yang sangat lihai memainkan nunchaku (double stick), sebagai senjata, dalam pertarungan. Ia pergi ke Amerika Serikat, untuk mencari adik perempuannya. Sesampai di sana, karena menolong salah seorang imigran dari Tiongkok juga, ia harus bersimpangan jalan dengan geng Hop Wei, yang dipimpin oleh Father Jun (diperankan oleh Perry Yung).

img_title Hard Gumay Ternyata Pernah Ramal Hubungan Asmara Andre Taulany dan Amanda Rigby Jauh Sebelum Menikah

Saat itu, Chinatown di San Fransisco, didominasi oleh beberapa geng, yang selalu berkonflik berebut kekuasaan di jalanan. Geng-geng tersebut, di antaranya adalah Hop Wei, Long Zii, dan Irish Mob. Para Polisi di Chinatown, kebanyakan memiliki latar Irish, atau keturunan Irlandia dan Imigran yang berasal dari Irlandia. Selain itu, hal lain yang membuat alur cerita semakin menarik adalah, yaitu setelah beberapa lama berdialektika dengan geng-geng di Chinatown, barulah Ah Sahm mengetahui bahwa istri pimpinan geng Long Zii yang sudah tua, adalah adik perempuan yang sedang dicarinya, yaitu Mai Ling (Dianne Doan).

Ah Sahm berhasil menjadi anggota geng Hop Wei, setelah aksi heroiknya, yang menyelamatkan anak Father Jun, yaitu Young Jun (Jason Tobin), yang hampir diculik oleh anggota geng Long Zii, ketika ia sedang berada di Rumah Bordil, yang dipimpin oleh Ah Toy (Olivia Cheng). Bagi para penonton Indonesia, mungkin hal yang paling menarik dari serial ini adalah ikut sertanya Joe Taslim, aktor Indonesia, yang telah pernah berperan di beberapa film Hollywood, seperti “Fast and Furious 6”. Dalam serial ini, Joe Taslim berperan sebagai kekasih Mai Ling, Li Yong, seorang pentolan Long Zii juga yang jago beladiri.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Update Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain yang Diprediksi Digunakan John Herdman
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut