Deteksi Detektif Komar
- vstory
"Nah kau mengaku juga. Sekarang pentil motor itu Saya pegang. Aku membelinya dari seseorang yang aku sebut sebagai tersangka kedua," semua mulai fokus padaku. Mereka penasaran, siapa pelaku kedua tersebut.
"Pelaku kedua itu adalah Dedi" Kataku sambil menatap tajam matanya. "Yang mengambil seluruh pentil motor guru adalah dia. Karena ia adalah bandar pentil di sekolah kita. Aku mendapatkan pentil motor Bu Ane karena membeli darinya," Bingung semakin melanda teman-teman, termasuk Sarah. Ia mempertanyakan kenapa pentil motor itu bisa ada di tangan Dedi.
"Mungkin kau bertanya-tanya, kenapa pentil motor itu ada di Dedi. Sebenarnya kau ceroboh. Saat kau pulang, pentil itu jatuh di depan gerbang sekolah dan diamankan oleh pak satpam," kataku.
"Oh jadi itu yang menyebabkan kecurigaan pak satpam kepada kelas kita," timpal pak guru. Sekarang semuanya akan terungkap. Pak Guru bertanya kepada Dedi perihal kebenaran semua itu. "Benar, Pak. Saya yang mengambil seluruh pentil motor guru-guru di sekolah," ungkapnya.Â
"Perihal pentil motor Bu Ane, aku memang mendapatkannya dari pak satpam. Saat aku melewati gerbang, ia memergokiku dan bertanya siapa pemilik pentil itu. Aku bilang kalau itu milikku. Sekarang aku baru tahu kalau itu adalah cara dia untuk menjebakku juga," ujarnya.
Kasus ini sudah menemukan titik terang. Akhirnya pak guru membawa Dedi dan Sarah ke kantor guru BK. Di sana sudah ada Bu Ane dan juga pak satpam. Aku mengetahui semuanya dari pak satpam. Ia berharap aku dapat menyelesaikan kasus ini. Dan sekarang kasus ini telah terungkap. Kuharap tidak ada lagi kasus kehilangan pentil motor di sekolah.