Polisi Awasi Tindak Ormas dan OKP Anarkis

Ilustrasi Pilihan.
Sumber :
  • Pilihan

VIVANews - Pergerakan Organisasi Massa (Ormas) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) saat ini mendapat pemantauan khusus. Hal itu terkait kekerasan yang belakangan ini kerap terjadi.

"Kami menghindari gesekan antarkelompok yang dilatarbelakangi Ormas dan OKP. Kami akan tindak tegas semua Ormas dan OKP yang melakukan tindakan anarkis," kata Kapolresta Sukabumi, AKBP Witnu Urip Laksana kepada VIVAnews, Senin.

Ia menambahkan, pihak Polresta Sukabumi pernah beberapa kali mengeluarkan teguran hingga melakukan langkah tindakan tegas pada anggota Ormas dan OKP yang melakukan berbagai tindakan anarkis.

Cerita Pilu Masa Lalu Mimi Peri: Bapak Meninggal di Gubuk hingga Tak Ada yang Bacakan Yasinan

Bahkan, sejak awal 2012, Polresta Sukabumi hingga saat ini telah memediasi dan menangani kasus pertikaian antar-Ormas dan OKP. Latar belakang pertikaian disebabkan berbagai motif.

Untuk Ormas keagamaan, dia melanjutkan, pertikaian biasanya berlatar belakang keyakinan hingga perusakan dengan dalih penertiban atas nama agama terhadap tempat ibadah umat lain hingga tempat hiburan.

Latar belakang lain, pertikaian Ormas dan OKP di Sukabumi mengarah ke politik. Di mana pemilihan walikota Sukabumi yang berbarengan dengan pemilihan Gubernur Jawa Barat pada Februari 2013 nanti juga bisa menjadi ajang kekuatan Ormas dan OKP pendukung salah satu bakal calon.

Cemburu gegara Pacar Kerap Diajak Jalan, Pemuda di Kendari Ajak Teman Nekat Bakar Rumah Korban

Saat ini, marak deklarasi berbagai kelompok, baik massa maupun kepemudaan yang berafiliasi untuk memenangkan calon walikota Sukabumi dengan berbagai nama dengan dukungan secara terbuka.

"Saya mengakui munculnya berbagai Ormas dan OKP baru serta pergerakan Ormas dan OKP lama. Saya tidak membatasinya. Silakan saja, karena itu semua adalah hak sesuai undang undang. Namun, saya tidak akan mentolerir semua tindakan anarkis yang dilakukan oleh mereka atas nama apa pun," tegas Witnu.

Polresta Sukabumi terus memantau deklarasi berbagai kelompok dukungan bakal calon walikota dan pergerakan kelompok lain yang berpotensi merusak kelompok lain.

"Kami akan menindak berbagai upaya pemaksaan kehendak. Kami mengajak para tokoh Ormas dan OKP untuk menciptakan kondisi yang aman dengan melakukan pembinaan pada mereka," tuturnya. (art)

Cuaca Arab Saudi Panas, Trik Jitu Menag Yaqut Hindari Heatstroke Saat Ibadah Haji
VIVA Militer: Kapal perang Hesse (F-221) Angkatan Laut Jerman

Ketegangan Tiongkok dan Taiwan di Laut Cina, Jerman Kirim 2 Kapal Perang

Jerman mengirim dua kapal perang ke kawasan Indo-Pasifik, untuk memperkuat kehadiran militernya di tengah meningkatnya ketegangan antara Tiongkok dan Taiwan.

img_title
VIVA.co.id
8 Mei 2024