Kekeliruan Dalam Pekerjaan yang Bisa Bikin Sukses

Ilustrasi mencari kerja
Sumber :
  • Pixabay/ niekverlaan

VIVA – Apakah Anda pernah melakukan kesalahan saat bekerja? Tentu saja kesalahan bekerja ini tak dapat dihindari. Selama bekerja di tempat sekarang, mungkin Anda telah melakukan satu atau dua kesalahan. 

Namun, tak semua kesalahan yang Anda lakukan berdampak negatif bagi perusahaan dan diri sendiri. Fakta membuktikan, beberapa kekeliruan dalam karier malah membawa kesuksesan.

Kekeliruan yang berakhir dengan kesuksesan bisa Anda dapatkan jika selalu introspeksi diri dan belajar dari kekeliruan tersebut. Namun, tidak semua kekeliruan tersebut dapat membawa kesuksesan.  Apalagi jika kekeliruan tersebut memberi dampak serius. Inilah kekeliruan yang dihimpun Cermati.com, dalam karier yang malah membuat Anda sukses nanti.

1. Bekerja tidak sesuai passion

Dalam dunia kerja, Anda disarankan untuk bekerja sesuai dengan passion alias minat. Jika tidak, semangat Anda untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut tidak akan optimal. Sebab pada dasarnya, Anda tidak menyukai apa yang dilakukan saat ini.

Beberapa dari Anda pasti pernah terjebak atau merasakan bekerja tidak sesuai passion. Tentu ada beberapa hal yang melatarbelakangi tindakan ini. Salah satunya ialah takut menganggur. Bagi Anda, yang penting pekerjaan yang Anda ambil bisa menyambung hidup dan memenuhi kebutuhan.

Sadar atau tidak, pengalaman ini akan membuat Anda semakin mengetahui siapa diri Anda yang sebenarnya. Selain itu, Anda juga lebih tahu apa sebenarnya yang dibutuhkan saat ini. Tak heran jika seseorang yang pernah merasakan ini kelak akan mendapatkan pekerjaan yang dapat membuat dirinya sukses.

2. Bekerja di perusahaan biasa-biasa saja

Ada banyak perusahaan yang berdiri di Indonesia. Mulai dari perusahaan biasa hingga perusahaan yang luar biasa yang menjadi favorit semua orang. Perusahaan luar biasa tersebut tentu saja memiliki kualifikasi bukan main terkait perekrutan tenaga kerja. 

Karena itu, jangan heran jika saat melamar, Anda tidak diterima bekerja di perusahaan tersebut. Banyak dari pelamar kerja yang tidak berhasil lolos di perusahaan favorit malah menerima tawaran kerja di perusahaan biasa. 

Padahal, citra dari perusahaan tersebut termasuk level “B saja” atau pernah terjerat kasus. Namun, hal tersebut tak dihiraukan karena alasan takut menganggur.

Anda yang telah bekerja bertahun-tahun di perusahaan biasa-biasa sudah saatnya mengajukan lamaran di perusahaan yang lebih bagus lagi. Lakukan seleksi dengan baik dan hindari untuk menggunakan alasan konyol yang disebutkan sebelumnya. Terapkan apa yang Anda pelajari selama ini untuk jenjang karier yang lebih sukses.

3. Mengumpulkan tugas tidak sesuai deadline

Semua karyawan memang diwajibkan mengumpulkan tugas sesuai deadline. Namun, ada beberapa karyawan yang melanggar hal tersebut. Mungkin Anda juga pernah merasakan dan mengalami hal yang sama.

Mengumpulkan tugas melebihi batas deadline tentu saja tidak baik. Pemimpin perusahaan akan mengambil tindakan tegas terhadap kelalaian Anda ini. 

Tak jarang juga pemimpin memberikan surat peringatan. Apabila Anda melakukan hal yang sama nantinya, kemungkinan besar Anda akan dikenakan penalti dan dikeluarkan secara hormat dari perusahaan.

Bagi Anda yang sudah pernah menerima surat peringatan terkait pengumpulan tugas, sudah pasti tidak akan melakukan hal yang sama lagi. Sanksi tegas yang akan diberikan pemimpin menjadi bayang-bayang menakutkan bagi Anda. Dengan begitu, Anda akan semakin serius lagi untuk bekerja dan berusaha mencicil tugas ketika tugas tersebut diberikan.

4. Dipecat bukan jadi alasan untuk stres berkepanjangan

Siapa yang tidak merasa stres ketika kehilangan pekerjaan? Siapa pun akan merasa stres, apalagi jika ia telah nyaman bekerja di perusahaan yang bersangkutan. Namun, rasa stres ini tidak boleh terjadi terlalu lama karena Anda harus move on dari pekerjaan dan perusahaan lama.

Bagi Anda yang pernah mengalami kasus ini, ada baiknya selalu berpikiran positif. Selimuti diri Anda dengan aura positif dan yakinkan diri kalau Anda dapat menemukan pekerjaan yang lebih layak secepatnya.  Anda dapat melakukan evaluasi dari kesalahan yang dibuat sebelumnya untuk sukses bekerja di perusahaan baru nanti.

Kini kesalahan yang pernah Anda lakukan di perusahaan sudah selayaknya dianggap sebagai pelajaran untuk lebih maju nantinya. Dengan demikian, Anda dapat bekerja sungguh-sungguh dan terus memberikan yang terbaik.