Kini Eranya Kolaborasi Asing dan Lokal
- VIVA/Muhamad Solihin
Itu yang kita lihat. Yang lain karena juga seiring dengan tumbuhnya e-commerce barang-barang yang kebanyakan dipergunakan masyarakat, fesyen misalnya baju, dan lain-lain. Itu menjadi tambahan untuk jasa pengiriman. Kalau tadinya cuma makanan, sekarang fesyen sudah banyak. JNE salah satunya banyak menangani kiriman e-commerce, kebanyakan barang-barang yang ada di e-commerce isinya memang fesyen semua. Ditambah lagi dengan momen lebaran, akhirnya ini membuat volume pengiriman kita menjadi meningkat. Jadi wajar.
Dulu memang orang mengira peak season itu terjadi hanya pada Ramadan, tapi sekarang justru dengan adanya e-commerce ada bulan-bulan lain yang membuat kiriman kita cukup tinggi.
Peningkatannya bisa lebih tinggi dari Ramadan, itu biasanya terjadi pada program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Mereka buat Harbolnas itu cukup unik, ada yang mulai dari Oktober, jadi 10-10, ada juga yang 11-11, dan ini membuat transaksi meningkat dan pada akhirnya ekspedisi jasa pengiriman jadi ramai
E-commerce mendorong tumbuhnya pengiriman, perbandingan sebelum booming e-commerce, dinamika industri pengiriman bagaimana?
Memang ada barang yang sifatnya sementara, contohnya seperti batu akik, itu ramai. Itu juga jadi pemicu daerah-daerah tertentu, ini menjadi komoditas yang banyak dikirimkan.
Terus pada saat batu akik mulai berkurang, tumbuhlah e-commerce. Next setelah ini tuh apa, kita enggak tahu. Tapi kalau kita melihat di tahun 2017 aja banyak pelaku e-commerce itu bilang penetrasinya pada saat itu masih kecil, sebagian besar mengatakan kurang dari 3 persen, bahkan artinya di tahun 2018 dan seterusnya ke depan kemungkinan pertumbuhan ini akan lebih bisa dirasakan lagi.
Buat jasa pengiriman, PR-nya adalah bagaimana kita melakukan persiapan supaya mereka yang sekarang ini kapasitasnya kecil, kapabilitasnya rendah, jadi bisa ditingkatkan, supaya pada saat e-commerce tumbuh mereka punya peluang untuk mendapat opportunity lebih banyak.
Kaitannya dengan Ramadan hampir sama. Jadi begini, menjelang Ramadan, perusahaan tentu harus sudah melakukan persiapan, kami di JNE sudah lakukan itu, tiap kali kita memasuki bulan Ramadan biasanya kita ada video conference dengan daerah-daerah, mengingatkan kepada teman-teman di daerah pentingnya untuk kita mempersiapkan segala sesuatu. Mulai dari SDM, kendaraan, atau pun peralatan-peralatan yang dibutuhkan.