Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

PPATK Catat Rp10,39 Triliun Terindikasi Pencucian Uang di 2016-2018

Selasa, 17 September 2019 | 19:46 WIB
Foto :
  • ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf
Tumpukan uang kertas rupiah. (Foto ilustrasi)

VIVA – Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat, ada sekitar Rp10,39 triliun dana terindikasi digunakan untuk pencucian uang sepanjang 2016-2018.

Peneliti Transaksi Keuangan Senior PPATK, Fayota Prachmasetiawan menyebut, dari angka tersebut tercatat ada tiga sektor yang paling besar menjadi penyumbang tindak pidana pencucian uang (TPPU). 

Baca Juga

"Ketiga sektor penyumbang terbesar TPPU ialah tindak pidana narkotika, tindak pidana perbankan, dan tindak pidana korupsi," kata Fayota di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa 17 September 2019. 

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler