Kisah Pelancong Tunanetra Keliling Dunia

Tony Giles sudah berpergian ke lebih dari 130 negara. - The Travel Show, BBC News
Sumber :
  • bbc

Pergi ke tempat-tempat baru juga memberi Giles dorongan emosional yang sangat dibutuhkannya.

"Semakin banyak orang yang saya temui, saya sadar mereka ingin berada di dekat saya bukan karena saya buta, tetapi karena kepribadian saya," tuturnya.

Menikmati hal-hal sederhana

Giles merupakan musafir bermodal cekak. Dia lebih memilih transportasi umum dan tempat tinggal sederhana, seperti yang ia tempati di Addis Ababa, Ethiopia.


Giles kadang-kadang membayar pemandu wisata agar mendapat informasi yang lengkap tentang lokasi yang didatanginya. - The Travel Show, BBC News

"Tempat ini berat dan sederhana. Situasi itu membangunkan semua indraku."

Tuan rumah yang menjamu Giles senang memasak makanan untuknya. Ia menggunakan bahan-bahan lokal yang dibeli Giles dari pasar.

"Aku mendengar, mencium, dan merasakan segala sesuatu di sekitarku."

Giles gemar menyentuh dan merasakan wujud suatu benda. Berbicara dan mendengarkan yang dikatakan orang lain membantu Giles membentuk visual dalam benaknya.

Di Addis Ababa, Giles datang ke pameran seni yang mengiizinkan kelompok tunanetra menyentuh dan merasakan benda-benda yang dipajang.

Giles menyebut kebijakan tersebut membuatnya merasa menjadi bagian dari orang banyak. Ia berkta, tak banyak museum yang memberi keleluasaan bagi kelompok tunanetra.

Tersesat

Giles berusaha mencoba untuk menjauh keramaian. Di Ethiopia, dia pergi ke sebuah danau yang tak masuk destinasi wisata umum. Di sana, ia memberi ikan pada burung-burung air.


Tony Giles lebih gemar menikmati lokasi yang tak hiruk-pikuk dengan aktivitas turisme. - The Travel Show, BBC News

Giles kadang-kadang membayar pemandu pribadi. Namun ia sering kali berjalan sendiri dan tersesat dari waktu ke waktu.

Walau begitu, tersesat bukan hal yang membuatnya panik. Giles dengan tenang menunggu orang-orang melewati dan membantunya.

"Barangkali akan ada sepuluh orang yang melalui Anda sebelum satu dari mereka berhenti dan bertanya, `Apakah Anda tersesat? Apakah Anda memerlukan bantuan?`"

Giles berkata, beberapa orang yang tak ia kenal memintanya berkunjung ke rumah mereka, untuk makan dan memberi informasi lain tentang tujuan perjalanannya.