Kisah Penjaga Hutan Amazon yang Dibunuh Pembalak Liar
- bbc
Paulo Paulino Guajajara, pemuda dari komunitas suku asli di hutan Amazon, Brasil, tewas ditembak pembalak liar. Ini adalah akhir kisah seorang pejuang lingkungan yang hendak menyelamatkan Amazon dari penebangan pohon ilegal.
Guajajara dilaporkan diserang dan terkena tembakan di bagian kepala saat tengah berburu, Jumat (01/11). Saat itu ia berada di kawasan hutan lindung milik kelompok adat, Arariboia, di negara bagian Maranhao.
Guajajara merupakan anggota Guardian of the Forest, sebuah kelompok yang dibentuk untuk melawan kartel pembalakan liar di kawasan tersebut.
Pembunuhan terhadap Guajajara menunjukkan kekerasan yang semakin kerap terjadi terhadap orang-orang yang berupaya melindungi Amazon.
Lembaga sipil nirlaba, Survival International, yang mengadvokasi komunitas rentan, menyebut sebelumnya tiga anggota Guardian of the Forest tewas. Serangan itu juga menyasar sanak famili mereka.
September lalu, seorang pejabat pemerintahan yang bekerja untuk melindungi masyarakat adat juga dibunuh di , kota di sisi barat laut Amazon.
Presiden Brasil yang dikenal populis, Jair Bolsonaro, disorot publik dalam negeri dan internasional. Ia dikritik karena gagal melindungi para pejuang Amazon.
Bolsonaro kerap menyatakan mendukung petani dan para penebang pohon yang bekerja di Amazon. Di sisi lain, ia mengkritik para pengkampanye lingkungan dan memotong anggaran badan lingkungan hidup Brasil.
Menteri Hukum Brasil, Sergio Moro, mengatakan bahwa kepolisian di tingkat federal tengah menyelidiki pembunuhan terhadap Guajajara. "Kami akan membuang waktu sia-sia untuk menyeret pelaku ke meja hijau," ujarnya.
Paulo Paulino Guajajara membawa senjata saat berkeliling mengintai aktivitas penebang pohon liar, September lalu. - Reuters
Apa yang terjadi terhadap Guajajara?
Otoritas keamanan Brasil menyebut Guajajara ditembak di bagian kepala. Ia diserang sejumlah pembalak liar yang menginvasi kawasan lindung tersebut.
Seorang anggota adat lainnya,Tainaky Tenetehar, juga terluka akibat serangan itu.
Kepolisian Brasil menyebut salah satu pembalak liar tewas dalam kontak tembak tersebut.
Bagaimana reaksi publik atas kejadian ini?
Lembaga yang berfokus mengadvokasi dan mewakili 900 ribu masyarakat asli Amazon, APIB, menuding pemerintahan Bolsonaro wajib menjawab beragam tuntutan dan ketidakpercayaan.