Virus Corona: Polisi di Australia Didenda Langgar Social Distancing
Perdana Menteri Scott Morrison telah memperingatkan agar semua warga di Australia untuk tinggal di rumah saat liburan Paskah, yang dimulai pada Jumat (10/04).
PM Morrison mengatakan Australia sudah berusaha untuk mencegah agar tingginya jumlah kasus dan kematian terkait COVID-19 tidak seperti di Italia, Amerika Serikat, Inggris, dan China.
Tapi peningkatan jumlah di Australia bisa tetap terjadi, jika warga Australia tidak menghiraukan aturan pembatasan jarak antar individu saat akhir pekan panjang saat Paskah nanti.
"Akhir pekan Paskah ini akan sangat penting. Tinggal di rumah," ujar PM Morrison.
"Jika [kita] tidak melakukannya akhir pekan ini maka itu akan sepenuhnya menggagalkan apa yang sudah kita capai bersama-sama sejauh ini dan berpotensi lebih buruk," tegasnya.
Berikut rangkuman laporan terkait pandemi virus corona dalam 24 jam terakhir hingga hari Selasa (07/04).
New South Wales
Dua anggota polisi di negara bagian New South Wales telah dijatuhi denda masing-masing AU$1.000, setelah mereka datang ke sebuah pesta di pusat kota Sydney, akhir pekan lalu.
Polisi melihat seorang anggota polisi perempuan berusia 27 tahun, dengan pangkat senior constable dalam keadaan mabuk pukul 20:30, Sabtu malam (05/04).
Seorang anggota polisi lainnya adalah pria berusia 27 tahun dengan pangkat yang sama yang juga datang ke acara tersebut.
Mereka berdua tidak sedang bertugas, namun termasuk di antara lima orang yang kemudian didenda karena telah melanggar aturan soal "social distancing" yang sedang diberlakukan ketat hampir di seluruh negara bagian.
Australia Selatan
Negara bagian dengan ibukota Adelaide ini mencatat kematian pertama akibat COVID-19, setelah seorang pria berusia 75 tahun meninggal di Royal Adelaide Hospital, Senin malam (06/04).
Departemen Kesehatan di Australia Selatan mengatakan pria tersebut berasal dari pusat kota Adelaide dan terjangkit virus corona saat berada di negara bagian lain.
Kematian karena virus corona di Australia telah mendekati angka 50 orang, setelah adanya kematian yang dilaporkan di negara bagian New South Wales, Victoria, dan Tasmania.
Hingga saat ini tercatat ada 411 kasus COVID-19 yang tercatat di Australia Selatan dan lebih dari 33 ribu warga sudah menjalani tes.