Planet Mirip Bumi Ini Dipenuhi Hidrogen Sianida

Planet Super Earth 55 Cancri e.
Sumber :
  • www.space.com

VIVA.co.id – Untuk pertama kalinya para astronom menggolongkan atmosfer planet 'super bumi' yang berada di luar Tata Surya atau exoplanet. Sebagai langkah awal dalam penggolongan planet yang serupa dengan bumi ini, astronom mengambil contoh dari Planet 55 Cancri e.

Dalam pendeteksian sampai sepakat menjadi kembaran Bumi, kelompok astronom yang berasal dari Universitas College London (UCL) di Inggris, memanfaatkan teleskop luar angkasa Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), yakni Hubble.

"Hasil (penggolongan) ini untuk memberikan wawasan pertama kalinya tentang super earth. Kami sekarang mempunyai petunjuk tentang asal muasal sebuah planet, bagaimana bisa terbentuk dan berevolusi dan ini memiliki implikasi penting untuk 55 Cancri e dan planet super earth lainnya," kata Giovanna Tinetti dari UCL dilansir Space, Rabu, 17 Februari 2016.

Planet 55 Cancri e terdeteksi mempunyai hidrogen dan helium, tetapi tidak ada uap air di sana. Untuk ukurannya, planet tersebut dua kali lebih lebar dan delapan kali lebih besar dari bumi. Namun, 55 Cancri e tidak sebesar ukuran Neptunus ataupun Saturnus.

Planet yang terletak pada jarak 40 tahun cahaya dari Tata Surya ini selalu mengorbit dengan bintang induknya. Dalam satu orbitan hanya memerlukan waktu 18 jam. Maka dari itu, para astronom menduga suhu permukaan Planet 55 Cancri e ini mencapai 3.630 derajat Fahrenheit atau setara 2.000 derajat celsius.

Planet di luar Tata Surya tersebut pertama kali ditemukan pada 2004. Kemudian pada 2012, Planet 55 Cancri e dilakukan studi pemodelan berdasarkan massa dan diameter planet, dipadu dengan komposisi bintang induknya.

Para astronom juga menemukan Planet 55 Cancri e tidak kaya akan karbon seperti dugaan sebelumnya. Pengamatan mereka menemukan planet kembaran bumi ini udaranya dipenuhi dengan senyawa hidrogen sianida, bukan karbon.

"Jika kehadiran hidrogen sianida dan molekul lain dikonfirmasi dalam waktu beberapa tahun lagi oleh generasi teleskop inframerah berikutnya, itu akan mendukung teori bahwa planet ini memang kaya dan sangat eksotis," ujar salah satu penulis Jonathan Tennyson yang juga dari UCL.

Hasil penggolongan 55 Cancri e sebagai bumi super ini mereka umumkan melalui publikasi di Astrophysical Journal. (ase)