Ketika Pola Tidur Saat Ramadan Terganggu Tangis Bayi

Bayi menangis.
Sumber :
  • Reuters Photo

VIVA.co.id – Sudah menjadi hal yang lumrah jika memiliki bayi mungil yang baru lahir, Anda dan suami akan kesulitan untuk tidur. Apalagi, saat tengah malam, tangisan si kecil tak berhenti.

Tentu hal ini, bisa menjadi masalah saat terjadi di bulan Ramadan, mengingat tidur sangat dibutuhkan untuk menjaga stamina tubuh sepanjang hari.

Dilansir lama Todaysparent.com, Rabu 8 Juni 2016, orangtua baru biasanya terganggu dengan tangisan si bayi yang kerap terjadi pada dini hari. Nah, agar waktu tidur Anda selama bulan puasa tetap stabil, ikuti beberapa tips ini.

Tidur Saat Si Bayi Tertidur

Mungkin terdengar klise, namun hal ini sangat berguna untuk memperbaiki jam tidur Anda yang tak teratur. Saat si mungil tertidur, bisa menjadi kesempatan Anda untuk tidur. Walaupun biasanya hanya sekitar 20 menit, ini bisa mengurangi rasa lelah Anda selama berpuasa.

Lupakan Acara Televisi Malam Hari

Bagi Anda penggemar acara televisi di malam hari, lupakan dulu sejenak untuk menonton acara tersebut. Biasakan untuk tidur cepat, misalnya pukul 22.00, agar Anda tidak kelelahan dan selalu siap saat si kecil terbangun. Apalagi, Anda juga harus mempersiapkan menu untuk sahur.

Menyusui dengan Posisi Tidur Menyamping

Bagi ibu yang sering kelelahan dengan menyusui sambil duduk, coba cara yang satu ini. Anda dan si kecil bisa sama-sama dalam posisi tidur menyamping di kasur selagi ia menyusui dari Anda. Dengan posisi ini, lagi-lagi bisa menjadi kesempatan untuk Anda “mencuri” waktu tidur. Namun, jangan mencoba posisi menyusui ini bagi bayi yang mengalami reflux --kondisi di mana isi perut dimuntahkan, biasanya tak lama setelah makan.

Minta Bantuan Pasangan

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bayi akan terus terbangun tiap jam. Pastinya, ini diakibatkan oleh rasa lapar yang tidak mengenal waktu, walaupun sudah tengah malam. Untuk tetap bisa memberikan ASI pada si buah hati, lakukan pumping sebelumnya, dan minta agar pasangan Anda memberikan ASI tersebut pada si kecil. Jika memungkinkan, atur jadwal dengan pasangan untuk memberikan ASI pada bayi Anda.

Berkunjung ke Keluarga Dekat

Cobalah untuk berkunjung ke keluarga terdekat sepekan atau dua pekan sekali. Ajak buah hati Anda agar ia bisa lebih dekat dengan keluarga lain. Hal ini bisa berdampak baik, karena dengan banyaknya orang terdekat yang mau menggendong si kecil, Anda dan pasangan bisa mendapatkan waktu untuk menikmati tidur.

Dengan beberapa tips tersebut, Anda dan pasangan bisa menjalani Ramadan dengan baik dan menyenangkan.