Kadar Air di Mars Setara Gurun Paling Tandus di Bumi

Foto permukaan Mars yang diambil rover Curiosity
Sumber :
  • DailyMail | Credit: NASA

VIVA.co.id – Peneliti Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengungkapkan, air yang tersedia di Planet Mars tak lebih dari air yang tersedia di gurun terkering di Bumi.

Dilansir Tech Times, Rabu, 31 Agustus 2016, setelah mendalami temuan air, ilmuwan NASA mendapat kesimpulan kadar air tak lebih dari gurun terkering setelah pengamatan instrumen Thermal Emission Imaging System (THEMIS) milik pesawat pengorbit Planet Mars, Mars Odyssey.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu NASA, telah mengumumkan penemuan air di Mars oleh pesawat pengorbit Mars Reconnaissance Orbiter.  Pengamatan air di Mars melalui THEMIS dilakukan dengan  pantauan jarak jauh terhadap permukaan Planet Mars dari orbit.

Selama bertahun-tahun meneliti, tampak setiap kali air tersedia antara butir pasir dan tanah, suhu di tanah tidak memanas secepat dibandingkan ketika air tidak tersedia. Semakin tinggi rembesan air, tanah pun semakin tertutup.

Kemudian, NASA pun menyimpulkan, tanah hanya bisa menampung air sebanyak tiga persen. “Jumlah tersebut merupakan tingkat yang sama dari kekeringan yang ditemukan di gurun terkering di planet kita, Gurun Atacama,” ungkap para peneliti.

Seorang anggota staf pengajar di Departemen Fisika dan Atronomi di Northern Arizona University, Amerika Serikat, Christopher Edwards, memamerkan temuan mereka, yakni garam terhidrasi. Garam terhidrasi berfungsi dapat ‘mengisi’ ruang pori antara partikel tanah.

“Garam bisa menjadi terhidrasi dengan menarik uap air dari atmosfer, dengan tidak perlu sumber air bawah tanah,” kata Edwards.

(mus)