Lima Hal Ini Bisa Bikin Sengsara Hidup Anda di Masa Pensiun

Ilustrasi pensiunan.
Sumber :
  • REUTERS

VIVA.co.id – Kita semua berharap bisa pensiun dalam kondisi berkecukupan. Setelah menghabiskan waktu di masa muda dengan bekerja keras dan menabung, pensiun adalah saatnya untuk bersantai dan menikmati hasil yang kita tanam saat muda. Namun, bekerja keras dan menabung saja rupanya tidak cukup.

Ada banyak hal buruk yang bisa saja terjadi dan berpotensi menguras simpanan yang Anda persiapkan untuk pensiun kelak. Mulai dari hal yang sepenuhnya bisa kita kendalikan hingga hal-hal yang berada di luar jangkauan kita, berikut ini lima hal yang bisa mengancam pensiun Anda:

1. Kondisi perekonomian

Krisis ekonomi yang pernah dialami Indonesia di tahun 1997-1998, merupakan contoh ancaman nyata yang berasal di luar jangkauan kita. Saat itu, perekonomian Indonesia mengalami titik terendah yang ditandai dengan melemahnya rupiah, sejumlah bank dilikuidasi hingga bursa saham yang rontok akibat sentimen negatif. 

Saat itu, orang yang menanamkan simpanannya di instrumen investasi mulai dari reksa dana, saham hingga deposito rupiah mengalami kerugian besar. 

2. Tidak melakukan diversifikasi

Belajar dari krisis ekonomi 1997-1998 kita bisa belajar untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk yang bisa terjadi. Salah satu cara mengantisipasinya adalah dengan melakukan diversifikasi investasi. 

Jangan pernah menaruk seluruh telur dalam satu keranjang, artinya cobalah pecah harta kekayaan Anda ke berbagai bentuk. Jangan taruh semua di saham, reksa dana, deposito atau emas sekalipun. Cobalah untuk menanamkan uang di instrumen yang lain seperti tanah, properti, atau bahkan tabungan mata uang asing.

3. Mencairkan tabungan pensiun di tengah jalan

Tabungan pensiun didesain sedemikian rupa agar nasabah bisa memperoleh pertumbuhan uang yang maksimal di masa depan. Kecuali, jika dana yang disimpan itu ditarik sebelum waktunya. 

Anda memang bisa menarik tabungan pensiun sebelum waktunya, namun akan ada banyak pengurangan yang bersumber dari penalti. Artinya, uang yang Anda simpan untuk pensiun tidak akan berbuah maksimal bila tidak diendapkan dalam waktu yang sesuai dengan rencana finansial.

4. Sakit

Sebelum pensiun Anda jatuh sakit dan membutuhkan pengobatan berbiaya mahal. Lantaran tidak memiliki asuransi kesehatan, sumber dana satu-satunya yang paling mungkin diakses adalah tabungan pensiun. 

Anda mungkin bisa sembuh, namun waktu tidak akan berulang sehingga kesempatan mengumpulkan uang pensiun sudah semakin sempit. 

Rencana pensiun yang sudah Anda buat sebelumnya pun berakhir berantakan. Bahkan, bukan tidak mungkin Anda harus terus bekerja meskipun usia sudah tidak produktif lagi. 

Untuk itu, investasikan kesehatan Anda dengan menerapkan pola hidup sehat sewaktu muda. Lindungi juga diri Anda dan keluarga dengan asuransi kesehatan.

5. Membiayai kuliah menjelang pensiun

Semua orang tua pasti mengharapkan yang terbaik untuk anaknya. Tidak jarang kita melihat orang yang sudah nyaris memasuki usia pensiun, masih membiayai kuliah master anak-anaknya. 

Namun, banyak orang tua yang terlalu fokus berkontribusi bagi anak-anaknya hingga melupakan kebutuhan diri sendiri. Bila Anda tidak memiliki dana pensiun, bisa jadi Anda justru merepotkan anak di saat pensiun kelak. 

Berikan pendidikan secukupnya pada anak, bila dimungkinkan biaya pendidikannya setinggi mungkin. Namun, bukan berarti Anda harus mengorbankan kehidupan Anda sendiri.  (asp)