BlackBerry Belum Mati dalam Bisnis Ponsel Global

Kampus BlackBerry di Waterloo, Kanada.
Sumber :
  • REUTERS/Mark Blinch

VIVA.co.id – BlackBerry masih belum mati dalam persaingan industri di ponsel di ranah global yang semakin sengit. Sebagai buktinya, BlackBerry menyerahkan lisensi bisnis perangkat kerasnya itu ke TCL Communication sebagai pemegang lisensi merek.

TCL Communication merupakan anak produsen elektronik konsumen yang meliputi televisi, telepon seluler, mesin cuci, kulkas, dan peralatan lainnya. Khusus untuk ponsel, perusahaan yang berbasis di Huizhou, Guangdong, Tiongkok ini memproduksi Alcatel.

Dalam kesepakatan kerja sama dengan BlackBerry, TCL akan mengembangkan semua perangkat mobile BlackBerry di masa depan. Perjanjian lisensi global jangka panjang ini, TCL akan mengurusi desain, produksi, penjualan, dan mendukung semua yang berkaitan dengan perangkat mobile BlackBerry.

Dikutip dari ZDnet, Jumat, 16 Desember 2016, kesepakatan dengan BlackBerry juga membuat TCL menerima lisensi perangkat lunak keamanan dan layanan BlackBerry, logo, dan semua asetnya.

Menariknya TCL adalah produsen ponsel terbesar keempat di kawasan kandang BlackBerry, yaitu Amerika Utara.

Dengan demikian, TCL akan menjadi sosok yang di belakang pembuatan dan penjualan ponsel BlackBerry mendatang di seluruh negara kecuali mendistribusikan produknya ke India, Sri Lanka, Nepal, Bangladesh, dan Indonesia 

Sebagai langkah awal, TCL direncanakan akan mengenalkan BlackBerry DTEK50 versi TCL.

Sebelumnya pada September lalu, BlackBerry juga menjalin kerja sama dengan perusahaan asal Indonesia, PT Tiphone Mobile untuk memproduksi merek ponsel BlackBerry di Indonesia.