Enam Sektor Merah, IHSG Terkoreksi

Papan indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

VIVA.co.id – Indeks harga saham gabungan ditutup terkoreksi, di tengah penurunan indeks global  hari ini. PT Bursa Efek Indonesia mencatat, IHSG turun enam poin, atau 0,12 persen ke level 5.533, setelah bergerak di antara 5.510-5.552.

Sementara itu, di pasar valas, nilai tukar rupiah terkoreksi 31 poin (0,23 persen) ke Rp13.314 per dolar AS, setelah bergerak di kisaran Rp13.310-Rp13.344.

Menurut analis First Asia Capital, David N. Setyanto, IHSG cenderung bergerak bervariasi dalam rentang terbatas.

"Pekan ini, sejumlah saham emiten berpelat merah memasuki masa pembagian dividen yang bisa memicu volatilitas pergerakan harga sahamnya," ujarnya di Jakarta, Senin 20 Maret 2017.

Berdasarkan data BEI, sebanyak 137 saham naik, 172 saham turun, 113 saham tidak bergerak, dan 155 saham tidak terjadi transaksi.

Hari ini, investor bertransaksi Rp7,56 triliun, terdiri dari transaksi reguler Rp5,02 triliun, negosiasi Rp2,54 triliun, dan tunai Rp27 juta. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) Rp534 miliar.

Sebanyak enam dari total 10 indeks sektoral melemah, dipimpin sektor perdagangan yang turun 0,67 persen dan properti turun 0,67 persen.

Sementara itu, bursa saham di Asia bervariasi. Indeks Kospi di Korsel melemah 0,35 persen dan Hang Seng di Hong Kong terapresiasi 0,79 persen.
 
Sedangkan mayoritas indeks saham di Eropa, juga melemah sejak dibuka tadi siang. Indeks FTSE100 di Inggris turun 0,22 persen, DAX di Jerman melemah 0,31 persen, dan CAC di Prancis terkoreksi 0,37 persen. (asp)