Siapa Bilang Mobil Klasik Bikin Ribet? Berikut Solusinya

Anindya Sylva, pengagum mobil klasik
Sumber :
  • viva.co.id/Yunisa Herawati

VIVA.co.id – Mobil klasik memang selalu mendapat perhatian khusus dari penggemar otomotif di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Memiliki Mobil klasik menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya.

Menariknya, mobil klasik saat ini tak hanya digemari oleh kaum Adam yang sudah berusia. Tidak sedikit, kaum Hawa tergila-gila dengan pesona dan keunikan mobil yang sudah ‘berumur’.

Seperti misalnya Anindya Sylva. Perempuan berusia 27 tahun ini mengaku tergila-gila dengan mobil klasik. Berbeda dengan perempuan pada umumnya, dia mengaku memiliki emosional terhadap mobil klasik.

"Saya sudah mencoba mobil merek lain, saya sudah klik dengan mobil ini. Apalagi mobil Volvo ini sangat aman buat perempuan," kata Nindy saat berbincang dengan VIVA.co.id di Jakarta, Selasa 23 Mei 2017.

Dia mengaku, hambatan pencinta otomotif memiliki mobil klasik lantaran masih banyaknya anggapan susah mencari jaringan purna jual dan suku cadang. Namun kata dia, suku cadang mobil tua masih bisa ditemukan.

"Memang itu sudah jadi risiko pemilik mobil klasik, tapi banyak kok yang jual suku cadang, jangan takut punya mobil klasik," ujarnya.

Pemilik Volvo seri 244DL tahun 1980 ini menyarankan, para pemilik mobil klasik harus bergabung dengan komunitas. Untuk membantu pengguna ketika mengalami kesulitan terhadap mobilnya.

"Saya sudah saranin ke teman-teman kalau kalian punya mobil klasik harus ikut komunitas, biar kita enggak sendirian kalau lagi ada masalah. Karena mereka (komunitas) bisa kasih rekomendasi bengkel dan rata-rata jual suku cadang juga," katanya.