Surat Perpisahan Bos Indosat

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Tri Haryanto

VIVA – Direktur Utama PT Indosat Tbk, Alexander Rusli secara resmi menyatakan mundur dari posisi puncak perusahaan melalui suratnya. 

Dalam surat pengunduran dirinya yang beredar, Alexander Rusli menuliskan dia akan tetap berada di Indosat sampai Rapat Umum Pemegang Salam Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa 14 November 2017.

Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Alex, selama masa transisi, Indosat telah menunjuk Direktur dan Kepala Penjualan dan Distribusi Indosat, Joy Wahjudi sebagai Interim Direktur Utama PT Indosat Tbk. Menurut rencana, dalam RUPSLB, Joy akan ditetapkan sebagai Direktur Utama perusahaan. 

"Bapak Joy Wahjudi telah dipersiapkan selama tiga tahun terakhir sebagai penerus untuk menggantikan saya di posisi tersebut, untuk menjaga keberlangsungan perusahaan," tulis Alex dalam suratnya, Senin 13 November 2017. 

Alex berpesan, agar semua pihak mendukung kepemimpinan Joy dalam memimpin perusahaan.

Melalui surat tersebut, Alex menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas segala dukungan sejak mengemban nahkoda Indosat pada 2012. 

Jejak Alex sudah malang melintang dalam industri telekomunikasi Tanah Air. Periode 2000-2007, Alex menjadi penasihat ahli untuk Menteri Komunikasi dan Informatika, serta terlibat dalam perumusan kebijakan dan peraturan di industri telekomunikasi dan media.

Tiga tahun terakhir di pemerintahan, 2007-2009, Alex menempati posisi sebagai staf ahli Menteri Badan Usaha Milik Negara.

Sebelum menduduki Direktur Umum, Alex berada di Indosat sebagai Komisaris Independen pada 2010. Dua tahun kemudian dia diangkat menjadi Direktur Utama pada November, menggantikan Erik Meijer.

Setelah lima tahun, pada akhir Oktober 2017, tugas Alex sebagai Direktur Utama telah berakhir. 

Alex telah mengajukan permohonan diri tidak melanjutkan ke periode selanjutnya pada 22 September 2017. 

"Saya secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam berinteraksi selama ini terdapat kata dan perbuatan yang mungkin kurang berkenan," tulisnya.