Penjualan 2022 Naik 10,49 Persen, Depo Bangunan Bagi Dividen Rp 30,55 Miliar

Depo Bangunan.
Sumber :
  • Dokumentasi Depo Bangunan.

Jakarta - PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), mengusulkan untuk membagikan dividen final dari laba bersih tahun buku yang berakhir pada tahun 2022 sebesar Rp 2,3 per saham atau sebesar Rp 15.617.000.000.

Direktur Utama PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk Kambiyanto Kettin mengatakan, laba bersih Perseroan yang diperoleh pada tahun 2022 sebesar Rp 103.360.172.76.

"Dividen final yang diusulkan tersebut menyusul dividen interim yang sudah dibagikan kepada pemegang saham pada tahun lalu sehingga total dividen untuk tahun buku yang berakhir pada Desember 2022 sebesar Rp 4,5 per saham atau Rp 30.555.000.000," kata Kambiyanto dalam keterangan Jumat, 9 Juni 2023.

Kambiyanto menuturkan, adapun yang berhak atas dividen final tersebut adalah pemegang saham yang namanya tercantum dalam daftar pemegang saham Perseroan pada tanggal 21 Juni 2023 pukul 16.00 WIB.

"Pembayaran Dividen Final akan dilaksanakan selambatnya pada tanggal 3 Juli 2023," ujarnya.

Kambiyanto menuturkan, pada tahun 2022, Perseroan berhasil membukukan pertumbuhan yang positif baik dari sisi top line maupun bottom line.

Depo

Photo :
  • 1487220

"Seiring dengan berangsur pulihnya aktivitas perekonomian nasional, maka penjualan bersih Perseroan mengalami kenaikan sekitar 10,43 persen year on year (yoy) dari Rp 2,32 triliun pada 2021 menjadi Rp2,57 triliun selama 2022," jelasnya.

Menurutnya, meningkatnya penjualan itu telah mendorong kenaikan beban pokok penjualan sebesar 9 persen yoy, dari Rp 1,91 triliun di tahun 2021, menjadi Rp 2,08 triliun pada tahun 2022.

"Perseroan juga membuka 2 gerai toko baru sepanjang tahun 2022 yaitu di Pondok Gede, Jawa Barat dan Medan, Sumatera Utara," terangnya.

Konsultasi

Photo :
  • 103609

Dia melanjutkan, untuk nilai terbesar dari pertumbuhan organik diperoleh dari Bali dengan pertumbuhan sebesar 32,9 persen. Itu diikuti Jawa Barat yang tumbuh sebesar 11,9 persen.

"Sedangkan penjualan online lewat WhatsApp juga mengalami peningkatan 98 persen," imbuhnya.