Erdogan Bertemu Pangeran MBS, Bahas Pembakaran Al-Quran

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).
Sumber :
  • AP

Jeddah – Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan melakukan pertemuan, pada Senin, 17 Juli 2023. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai topik seperti pembakaran Al-Quran, perdagangan, pariwisata, terorisme dan konflik Yaman.

Kedua belah pihak juga menegaskan kembali pentingnya memenuhi prosedur untuk mengaktifkan Dewan Koordinasi Saudi-Turki 

Perdagangan tetap berada dalam diskusi utama dengan pembicaraan tentang cara untuk meningkatkan intra-perdagangan, meningkatkan komunikasi antara sektor swasta di kedua negara, membangun lingkungan investasi yang subur, dan menjajaki cara lain untuk memberdayakan sektor swasta. 

Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang komunikasi, teknologi, ekonomi digital, inovasi, dan ruang angkasa.

VIVA Militer: Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan

Photo :
  • bloomberg.com

Dilansir dari Alarabiya News, Kamis, 20 Juli 2023, Arab Saudi dan Turki juga membahas pariwisata, pariwisata berkelanjutan, dan cara mengembangkan industri antara kedua negara. 

"Mengingat pembakaran salinan Al-Quran baru-baru ini di Stockholm, kedua belah pihak memperbarui kecaman mereka atas penyalahgunaan Al-Quran yang disengaja, dan menekankan pentingnya upaya yang gigih untuk menyebarkan nilai-nilai toleransi, dan koeksistensi, menolak kebencian, ekstremisme, dan pengucilan, serta mencegah pelanggaran terhadap semua agama dan kesucian," kata media resmi pemerintah Arab Saudi, Saudi Press Agency

Kedua belah pihak juga menekankan pentingnya dukungan untuk upaya internasional dan regional mencapai solusi politik yang komprehensif untuk krisis Yaman. 

Di lain sisi, Erdogan memuji upaya Kerajaan Arab Saudi untuk mendorong dialog dan rekonsiliasi antara pihak-pihak Yaman, dan perannya dalam menyediakan dan memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan ke seluruh wilayah Yaman. 

Pemimpin Turki itu juga berterima kasih kepada MBS atas nama Turki, berkat dukungan Arab Saudi setelah bencana gempa bumi yang terjadi pada 6 Februari lalu di negaranya.