Gempa Jepang Tewaskan 16 Warga, 20 Ribu Tentara Dikerahkan

Retakan akibat gempa terlihat di tempat parkir di kota Minamiaso, Kumamoto, selatan Jepang, 16 April 2016.
Sumber :
  • REUTERS/Kyodo

VIVA.co.id - Pemerintah Jepang mengerahkan sekitar 20 ribu personel tentara dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban gempa bumi 7,3 Skala Richter (SR) yang diduga masih terperangkap di bawah reruntuhan bangunan roboh di Kota Kumamoto, Kyushu.

"Tentara tambahan akan dikirim ke Kyushu untuk membantu polisi dan pemadam kebakaran. Kami terus berusaha untuk menanggapi (insiden gempa)," kata Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, seperti dilansir BBC, Sabtu, 16 April 2016.
 
Sementara itu,  jumlah korban tewas dikabarkan terus bertambah, dari semula enam orang, laporan terbaru jumlah korban tewas sudah mencapai 16 orang. Selain itu, puluhan orang diperkirakan masih terperangkap puing bangunan yang roboh diguncang gempa, termasuk 60 orang dalam bangunan panti jompo.
 
Pusat gempa berkekuatan susulan 7,3 SR diperkirakan berada kedalaman 10 kilometer, kekuatan melebihi gempa yang terjadi sebelumnya pada hari Kamis. Gempa sebelumnya hanya berkekuatan 6,3 SR dan menewaskan sembilan orang dengan korban luka mencapai 800 orang.