Skotlandia Izinkan Polwan Berjilbab

Aparat Kepolisian Metropolitan London di Inggris boleh pakai jilbab saat bertugas.
Sumber :
  • crazzfiles.com

VIVA.co.id – Kepolisian Skotlandia mengizinkan penggunaan hijab atau jilbab sebagai salah satu opsi dalam seragam mereka. Hal ini mereka lakukan untuk mengajak Muslimah menjadi bagian dari anggota mereka.

Sebelumnya, pemakaian jilbab sebagai seragam bisa dilakukan jika mendapat persetujuan. Namun, kini penggunaan tersebut resmi diizinkan. Kepolisian Skotlandia mengatakan, penggunaan jilbab resmi menjadi opsi seragam kepolisian untuk membuat mereka semakin representatif dalam melayani publik Skotlandia.

Pengumuman resmi tersebut diterima dengan senang hati oleh Asosiasi Polisi Muslim Skotlandia (SPMA), sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 2010 untuk mendekatkan jarak antara petugas polisi dengan komunitas Muslim.

Diberitakan oleh Telegraph, 24 Agustus 2016, Kepala Polisi Skotlandia, Phil Gormley mengaku sangat senang bisa menyampaikan pengumuman ini dan dengan terbuka memberi dukungan pada komunitas Muslim, dan komunitas publik yang lebih luas, seperti layaknya seorang polisi dan staf.

"Seperti kebanyakan pekerja, terutama yang bekerja di sektor publik, kita bekerja untuk memastikan pelayanan yang kita berikan pada publik bisa mereka terima. Saya berharap penambahan opsi pada seragam kami akan memberikan kontribusi untuk menyatukan perbedaan pada staf kami dan menambah kemampuan hidup, pengalaman, dan kualitas personal dari petugas dan staf kepolisian warga Skotlandia," ujar Phil.

Menurut data kepolisian Skotlandia, awal tahun ini ada 4.809 aplikasi yang masuk untuk mengajukan diri menjadi bagian dari Kepolisian Skotlandia untuk tahun penerimaan 2015/2016. Sekitar 127 di antaranya, atau sekitar 2,6 persen, berasal dari berbagai etnis lain.

Berdasarkan data tersebut Kepolisian Skotlandia memutuskan untuk mengakomodir etnis lain, salah satunya komunitas Muslim. (ase)