Aksi Musuhi Qatar Terus Berlanjut, Libya Masuk Barisan

Rakyat Libya mengibarkan bendera nasional.
Sumber :
  • REUTERS/Esam Al-Fetori

VIVA.co.id – Aksi putus hubungan dengan Qatar belum berhenti. Pemerintah Libya ikut mengumumkan penghentian hubungan diplomatik dengan negara Arab yang kaya itu.

Menteri Luar Negeri Libya, Mohamed Dayri, menyampaikan pernyataan tersebut pada Senin, 5 Juni 2017. Pemerintah Libya yang berkedudukan di sebelah timur kota Bayda menyampaikan keputusannya.

Diberitakan oleh Al Arabiya, pemerintahan yang menolak pemerintah dukungan PBB di Tripoli ini mengikuti sejawatnya dengan memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar.

Keputusan ini disetujui oleh Parlemen yang juga berada di bagian timur dan bersekutu dnegan pemimpin militer dibawah komando Khalifa Haftar. Pemerintahan Libya yang berkedudukan di wilayah timur tersebut ikut mengumumkan keputusannya mengikuti Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, dan Bahrain.

Libya, seperti negara-negara tersebut, juga mengaku memutuskan hubungan dengan Qatar dengan alasan Qatar mendukung terorisme. (ren)